Pascabencana Limapuluh Kota Bangkit, Siap Untuk Selamat


Senin,22 Mei 2017 - 19:21:36 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pascabencana  Limapuluh Kota Bangkit, Siap Untuk Selamat Kepala BPBD Limapuluh Kota Nasryanto

Bencana alam berupa banjir dan longsor yang menimpa Kabupaten Limapuluh Kota beberapa waktu lalu, meninggalkan luka yang mendalam bagi para korban. Bencana banjir, merendam sebagian nagari yang tersebar seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.

 

Dari 13 kecamatan, yang terparah di landa banjir adalah Kecamatan Pangkalan Koto Baru, dan Kecamatan Kapur IX. Akses transposrasi terputus, ribuan lembar dokumen penting  rusak.  Ribuan rumah warga terendam, sehingga warga harus mengungsi di tenda-tenda penampungan.

 

Tak terhitung petak sawah yang datar dengan air, puluhan ton padi gagal panen, ratusan ribu ekor ikan hanyut dibawa arus air. Ribuan masyarakat hilang mata pencarian, anak-anak tidak dapat mengikuti pelajaran, belum dampak psikologi yang diderita oleh korban banjir.

 

Dahsyatnya bencana tersebut delapan nyawa melayang, kerugian material sekitar Rp257 miliar yang ditimbulkan. Begitulah kondisi dan gambaran bencana alam yang menimpa kawasan Limapuluh Kota pada awal Maret tahun ini. Sehingga tak salah bupati setempat, Irfendi Arbi menetapkan Limapuluh Kota saat itu sebagai tanggap darurat penanganan bencana.

 

Seluruh daerah di Sumbar turun tangan untuk atasi bencana di timur Limapuluh Kota. Bahkan, bencana Limapuluh Kota jadi sorotan nasional. Sehari pascabencana, bantuan mengalir dari berbagai pelosok Indonesia. Tak henti-hentinya, mobil pengangkut bantuan hilir mudik datang. Ada yang mengantarkan langsung ke masyarakat korban bencana, ada juga yang menyerahkan bantuan ke posko-posko yang sudah didirkan.

 

Tim medis, TNI, Polri, BNPB, LSM, ormas, serta seluruh lapisan masyarakat bahu- membahu membantu atasi bencana Limapuluh Kota. “Maret itu, bencana paling dahsyat menimpa daerah kita,” ucap Nasyanto, Kepala BPBD Limapuluh Kota.

 

Kepala BPBD Limapuluh Kota mengakui, daerahnya memang kawasan rawan bencana. Ada tiga bencana yang selalu jadi langganan Limapuluh Kota. Banjir, longsor dan angin puting beliung.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM