Nasib Perawat Sukarela di Sumbar Perlu Diperhatikan Pemda


Jumat,19 Mei 2017 - 21:45:22 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Nasib Perawat Sukarela di Sumbar Perlu Diperhatikan Pemda Ilustasi/Haluan


PADANG, HARIANHALUAN.COM- Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Marlina Suswati meminta nasib perawat sukarela yang ada di kabupaten/kota agar mendapat perhatian oleh pemerintah daerah.
 

Sehubungan masalah itu, kata Marlina, Komisi V berencana mengundang Dinkes untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut. Sehingga tidak berdampak buruk untuk dunia kesehatan Sumbar.
 

"Kami akan menindaklanjuti dengan mengundang Dinas Kesehatan, dan  membicarakan nasib perawat yang telah lama mengabdi tersebut," ucap Marlina, dihubungi, Kamis (19/8).
 

Disampaikannya, dari data Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Sumbar yang ia ketahui, saat ini ada 3.209 orang yang mengabdi dengan beberapa status. Diantaranya seperti perawat honorer, kontrak dan sukarela. Mereka tersebar mulai dari Puskesmas hingga RSUD di seluruh daerah di Sumbar.

 

Semua tenaga perawat tadi menurut dia, butuh diperjuangkan nasibnya. Namun demikian, lanjut Marlina, Dinas Kesehatan harus memprioritaskan tenaga perawat sukarela. Sebab mereka tak ada digaji namun tuntutan kerja cukup tinggi.

 

Ia menyebut, jika nasib perawat sukarela tidak diperhatikan ini bisa berpengaruh terhadap dunia kesehatan, karena tenaga mereka dibutuhkan.
 

"Sementara mengenai sekolah kesehatan yang saat ini sudah menjamur, kualitasnya hendaknya turut diperhatikan oleh pihak yang berkewajiban melakukan pembinanan terhadap sekolah," tegas Marlina.
Jika kualitas sekolah kesehatan tak mendapat perhatian, terangnya, akan banyak lulusan kesehatan yang tidak terpakai atau sulit mendapat lapangan pekerjaan.
 

Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit juga mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya segera membicarakan persoalan nasib perawat ini dengan dinas kesehatan.
 

"Bagaimana solusinya akan dibicarakan dengan pihak terkait," ujar wagub.

 

Wagub juga menyampaikan, akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar untuk memperjelas bagaimana mekanisme pengangkatan perawat honorer dan sukarela menjadi pegawai negeri sipil. (h/len)

 

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM