Gara-gara Mengumpulkan Urang Receh, Atlet Angkat Berat Diberi Sangsi


Selasa,16 Mei 2017 - 23:05:21 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Gara-gara Mengumpulkan Urang Receh, Atlet Angkat Berat Diberi Sangsi Pengprov PABBSI Sumbar akan menjatuhkan sangsi kepada Family Barbel Club dan Sandra Diana Sari, atlet angkat berat dari Family Barbel Club (FBC) Sumbar yang mendapatkan medali emas di kelas 52 kilogram junior pada kejuaran tingkat asia di GOR si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada awal Mei 2017 lalu yang nekad menggalang dana sumbangan ke jalan raya. IST.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi, Binaraga, Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Sumatera Barat akan menjatuhkan sangsi kepada Sandra Diana Sari.

 
Tindakan ini diambil oleh Pengprov PABBSI Sumbar buntut dari aksi Sandra Diana Sari atlet angkat berat dari Family Barbel Club (FBC) Sumbar yang mendapatkan medali emas di kelas 52 kilogram junior pada kejuaran tingkat asia di GOR si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat karena nekad menggalang dana sumbangan ke jalan raya.
 
 
Tidak hanya menjatuhkan sangsi kepada Sandra, Pengprov PABBSI Sumbar juga akan menjatuhkan sangsi kepada klub tempat Sandra bernanung, Family Barber Club. Hal tersebut diungkapkan oleh pengurus Pengprov PABBSI Sumbar, Edwardsyah, Selasa (16/5) siang.
 
 
"Kami akan rapatkan dahulu seperti apa tindakan tegas dari Pengprov dalam menyikapi tindakan yang dilakukan oleh Sandra dan klubnya tersebut. Ditambah aksi penggalangan dana dengan turun ke jalan raya itu tidak punya izin dari organisasi, dalam hal ini Pengprov PABBSI Sumbar," terangnya.
 
 
Kabid Binpres Binaraga PB PABBSI, Irwan Alwi mengatakan tindakan penggalangan dana latihan Sandra Diana Sari, atlet angkat besi peraih 4 medali emas pada Kejuaraan Asia di Bandung awal Mei lalu sudah menjadi isu nasional. Tindakan tersebut telah mencoreng nama organisasi. Padahal keikutsertaan Sandra dibiayai oleh PB PABBSI dan Pengprov PABBSI Sumbar.
 
 
"Seperti ada yang tidak beres dari pihak yang mengurus Sandra tempat anak tersebut bernanung. Kejadian ini sudah menjadi isu nasional dan telah mencoreng nama organisasi, padahal dia masih muda, karirnya masih panjang dan peluangnya terbuka cukup lebar untuk berprestasi lebih banyak," ucap Irwan.
 
 
Terkait dengan sangsi yang akan dijatuhkan, Irwan lebih sepakat dijatuhkan kepada klub tempat Sandra bernaung, dalam hal ini Family Barbel Club (FBC). Namun, jika sangsi dijatuhkan kepada Sandra, diharapkan tidak mematikan karir dan potensi yang dimiliki perempuan tersebut.
 
 
"Semua keputusan kita serahkan kepada Pengprov PABBSI Sumbar, apakah sangsi aka dijatuhkan ke Sandra, FBC atau keduanya. Saya berharap sangsi dijatuhkan ke FBC selaku klub tempat dirinya bernaung. Tapi kembali lagi, semua keputusan ada di tangan Pengprov PABBSI Sumbar selaku induk tertinggi cabang olahraga ini di Sumbar," tukasnya.
 
 
Sebelumnya diberitakan, bahwa Sandra Diana Sari, melakukan aksinya yang turun ke jalanan yang mengumpulkan uang receh dari pengguna jalan di kawasan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan pada Kamis (11/5) pagi. Pantauan Harianhaluan.com di lokasi tempat berlangsungnya aksi peduli Sandra tersebut, terlihat ia didampingi oleh Ketua Family Barbel Club, Yal Azis. (h/mg-adl)
 
 
 
Editor: Rivo Septi Andries

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM