PENAS KTNA KE-16

Semangat Baru bagi Petani Muda


Senin,15 Mei 2017 - 02:23:36 WIB

PADANG, HALUAN — Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ke-16 digelar di Padang pada 2020. Acara tersebut dinilai sebagai momentum untuk membangkitkan harapan dan semangat petani, terutama petani muda, Sumatra Barat (Sumbar).

Masril Koto, aktivis tani Indonesia, mengatakan, kondisi pertanian di Sumbar pada masa kini hendaknya tak dilihat dari cara orang tua bertani yang masih memakai teknologi dan pemasaran tradisional. Padahal, saat ini banyak intervensi teknologi modern untuk mengembangkan pertanian sehingga sektor pertanian memunculkan kerja lain selain kerja budi daya. Karena itu, petani di Sumbar mau tak mau harus memahami teknologi dan mengikuti perkembangan zaman. 

Menurut Masril, petani hendaknya menguasai cara bertani mondern, antara lain, pertanian berbasis data. Dengan data kondisi lahan, petani mengetahui tanaman yang cocok untuk lahan tersebut dan mengetahui produksinya. Kemudian, dari segi pemasarannya, petani bisa memanfaatkan internet dengan teknologi informasi untuk memasarkan produk, baik  ke luar negeri maupun ke luar daerah. Selain itu, dari segi budi daya, kini banyak model budi daya, misalnya dengan pola pendekatan hidroponik untuk lahan terbatas.   

Hal-hal seperti itu, kata Masril, tidak bisa dilakukan oleh petani tua yang tidak memiliki pengetahuan tentang teknologi dan tidak mengikuti perkembangan zaman. Karena itu, petani tidak bisa dengan hanya memandang petani tua karena pertanian berhubungan dengan pendidikan dan teknologi. Persoalan pertanian saat ini  mesti dilihat secara holistik alias dari segala aspek, misalnya, melihat petani dari sudut pandang keluarga petani. Petani memiliki anak yang bersekolah di bidang pertanian. Anak tersebut merupakan cikal bakal petani yang memiliki pengetahuan modern tentang pertanian yang dapat memanfaatkan teknologi untuk memproduksi dan memasarkan hasil tani.

“Jadi, bapaknya memproduksi hasil tani, anaknya yang Sarjana Pertanian mengurus administrasi bapaknya, seperti mengelola aspek pasar, mengakses permodalan, dan membentuk organisasi sosial petani. Dengan begitu, ada pembagian tugas dalam keluarga petani sesuai dengan perannya. Selama ini semuanya dilakukan oleh bapak petani,” ujar Masril, pendiri Bank Petani, saat dihubungi dari Padang, Jumat (12/5).

Hal seperti itu, kata Masril, sudah dilakukan Sarjana Pertanian yang tergabung dalam Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Pincuran Bonjo di Payakumbuh.

Akan tetapi, ada pandangan bahwa petani tidak ingin anaknya menjadi petani apabila berkuliah. Menurut Masril, pola pikir seperti itu harus diubah karena petani bukanlah pekerjaan rendahan.

“Untuk mengajak anak menjadi petani, jangan suruh anak di bagian budi daya, seperti mencangkul atau membajak sawah, tetapi tempatkan dia, misalnya, di sektor pemasaran, karena bertani bukan hanya bidang produksi. Atau, letakknya dia di bidang akses permodalan. Bagaimana caranya petani mendapatkan modal bertani. Selama ini, pembiayaan KUR untuk petani jumlahnya kecil karena petani tak punya jaminan karena kebanyakan sawah tidak bersertifikat. Di sinilah dibutuhkan peran anak petani yang sarjana pertanian,” tutur Masril.

Dari permasalahan di atas, Masril berharap Penas KTNA di Padang nanti menjadi kebangkitan usaha pertanian berbasis teknologi di Sumbar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syamsul Bahri, sebelumnya mengatakan, pada Penas KTNA nanti, Pemko Padang merencanakan menggelar teknologi pertanian di lahan lebih dari 20 hektare dengan peserta dua kali lipat daripada Penas KTNA di Aceh yang 35 ribu orang. Ia menyatakan bahwa Pemko Padang sudah memiliki rancangan awal sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. (h/dib)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM