20 Ribu Keping Blangko E KTP di Padang Belum Bisa Dibagikan


Sabtu,13 Mei 2017 - 16:30:47 WIB
Reporter : Tim Redaksi
20 Ribu Keping Blangko E KTP di Padang Belum Bisa Dibagikan e ktp

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Hampir sebulan lalu Pemerintah Kota Padang mendapatkan 20 ribu keping blangko elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun, saat ini masih terkendala belum tersedianya tinta.

 

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang (Disdukcapil) Wedistar saat ditemui Harianhaluan.com, Sabtu (12/5). Wedistar menyebutkan pencetakan baru bisa dilakukan paling cepat sekitar dua minggu lagi.

 

“Memang benar blangko telah sampai pertengahan bulan April, tetapi belum bisa dicetak,”ujarnya di kantor Disdukcapil, Jalan Sudirman, Padang.

 

Lebih lanjut Wedistar menyebutkan, meskipun blangko e-KTP telah diperoleh, tetapi KTP tidak bisa langsung dicetak. Sebab alat pendukung pencetak e-KTP belum tersedia. Alat pendukung yang dibutuhkan seperti tinta, filem, dan plastik. Untuk pengadaan alat penunjang ini pun melalui proses tender terlebih dahulu ke unit layanan pengadaan (ULP).

 

“Kami sudah memasukan berkasnya ke ULP yang ada di Balai Kota Padang. Saat ini sedang dalam proses. Kira-kira menunggu sekitar dua minggu lagi hingga proses tender selesai,”ujarnya.

 

Dikatakan Wedistar, nantinya Kota Padang juga akan mendapatkan tambahan blangko e-KTP dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebanyak 15 ribu keping. Jadi total Kota Padang mempunyai 35 ribu keping blangko e-KTP.

 

Blangko e-KTP yang dikeluarkan oleh pusat yakni sebanyak 8 juta keping untuk seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

 

“Semenjak blangko kosong pada September 2016 lalu hingga saat ini sudah ada sekitar 32 ribu warga Kota Padang yang telah melakukan perekam e-KTP,”ujarnya.

 

Wedistar menuturkan untuk mekanisme pembagian KTP nantinya pihak Disdukcapil akan mendahulukan masyarakat yang telah melakukan perekam e-KTP pada bulan september lalu. Seperti yang diketahui, kekosongan blangko e-KTP di Disdukcapil Kota Padang telah terjadi semenjak September 2016 lalu. Akibatnya masyarakat yang melakukan perekaman KTP hanya diberi secarik kertas bernama surat keterangan sebagai pengganti KTP sementara.

 

Sementara itu, Eri warga Marapalam berharap agar masyarakat yang telah melakukan perekaman e-KTP dapat segera diberikan. Sehingga tidak perlu lagi menggunakan surat keterangan pengganti KTP sementara.

 

“Dulu katanya April sudah bisa diambil e-KTP yang telah direkam. Tetapi hingga saat ini belum bisa juga diambil,”katanya. (h/mg-mel)

 

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,05 September 2017 - 02:12:28 WIB
    ANGGARAN POKIR DPRD

    2017, SMA 16 Terima Rp200 Juta

    2017, SMA 16 Terima Rp200 Juta PADANG, HALUAN--SMA 16 Padang meskipun nomor urut terakhir di Padang, tapi dari segi kualitas tak boleh yang terakhir.Ketua Komisi II (Perekonomian) DPRD Sumbar Yuliarman, SH mengemukakan hal itu saat menjadi Pembina Upacara .
  • Rabu,30 Agustus 2017 - 09:44:41 WIB

    Januari Hingga Agustus 2017, 410 Orang Diserang DBD

    Januari Hingga Agustus 2017, 410 Orang Diserang DBD PADANG, HARIANHALUAN.COM—Hingga akhir Agustus 2017, tercacat 410 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di Kota Padang yang menyebabkan dua orang meninggal dunia..
  • Selasa,15 Agustus 2017 - 19:45:39 WIB

    BPBD Kota Padang Butuh 20 Perahu Karet

    BPBD Kota Padang Butuh 20 Perahu Karet PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi kepada Haluan, Senin (14/8) menyebut bahwa dalam menghadapi musim penghujan, pihaknya menyebut bahwa BPB.
  • Jumat,04 Agustus 2017 - 09:47:37 WIB

    Diisi 200 Pedagang, Pasar Pagi Purus Tak Ada MCK

    Diisi 200 Pedagang, Pasar Pagi Purus Tak Ada MCK PADANG, HARIANHALUAN.COM--Pedagang Pasar Pagi Purus Kecamatan Padang Barat keluhkan, tidak adanya MCK (Mandi Cuci Kakus) di lokasi tempat mereka berdagang. Akibatnya, menimbulkan bau tidak sedap di sekeliling pasar..
  • Kamis,03 Agustus 2017 - 11:39:57 WIB

    Dinsos Padang: Januari-Juli 2017, Lima Balita Terlantar, Satu Meninggal

    Dinsos Padang: Januari-Juli 2017, Lima Balita Terlantar, Satu Meninggal PADANG, HARIANHALUAN.COM—Periode Januari hingga Juli 2017, terdapat 5 kasus balita terlantar yang ditinggalkan orangtuanya.  Salah satu dari lima kasus tersebut, satu balita meninggal dunia..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM