Ibu Ingin Kawin Lagi, Mahasiswi Bukittinggi ini Coba Bunuh Diri


Minggu,07 Mei 2017 - 18:25:06 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Ibu Ingin Kawin Lagi, Mahasiswi Bukittinggi ini Coba Bunuh Diri ilustrasi. NET

BUKITTINGGI, HALUAN – Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Bukittinggi, Ani (20) sempat membuat warga sekitar Fly Over kalang kabut. Ia berdiri di sisi jembatan dan berupaya melompat. Kabarnya, ia ingin bunuh diri.

Adegan dramatis pun tersaji. Petugas Pol PP kota wisata itu diterjunkan untuk coba membujuk Ani. Atas kesigapan petugas Satpol PP, niat Ani untuk bunuh diri dapat dicegah. Seorang anggota Satpol PP wanita, petugas berhasil membujuk Ani karena tindakan yang akan dilakukannya tersebut salah.

Akhirnya, mahasiswi semester IV di salah satu perguruan tinggi di Bukittinggi itu, berhasil dibujuk dan diajak ke Kantor Satpol PP di Belakang Balok, Jumat (5/5) lalu.  Sekretaris Satpol PP Bukittinggi, Aldiasnur menyebutkan, berawal dari informasi yang diterimanya dari warga, bahwa ada seorang wanita berdiri di atas pagar jembatan Fly Over yang hendak terjun.

“Atas laporan warga tersebut, petugas kami yang berada di Terminal Aur Kuning langsung bergerak untuk menghentikan aksi nekat pelaku,” kata Aldiasnur kepada Haluan di ruang kerjnya.

Karena pelaku wanita jelasnya, maka untuk menghentikan aksinya itu, ia memerintahkan Satpol PP wanita yang harus membujuk pelaku. Setelah pelaku dibujuk lanjutnya, pelaku kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP.

“Setelah kejiwaan pelaku stabil, kita tanya secara baik-baik, apa motif pelaku untuk bunuh diri. Dari keterangannya kepada kami, aksi nekatnya itu dipicu masalah keluarga,” terang Aldiasnur.

Menurut pengakuan pelaku katanya, ia tidak setuju ibunya menikah lagi. Karena calon suami ibunya itu sangat muda dan tidak sebanding dengan ibunya. Bahkan, ia khawatir calon suami ibunya akan menambah runyam ekonomi keluarganya.

“Setelah bapaknya meninggal tahun lalu akibat kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat, ibunya ingin menikah lagi, namun ia tidak setuju karena ia bersama tiga orang adiknya masih butuh perhatian. Pelaku juga mengaku, salah seorang adik laki-lakinya tidak diketahui keberadaanya sampai kini,” ulasnya Aldiasnur.

Ia berpesan kepada gadis berparas cantik itu, bahwa tindakan yang dilakukan itu salah dan dilarang oleh agama Islam. Oleh sebab itu, ia mengajak pelaku untuk meningkatkan ketaqwaanya kepada Allah Swt. Selain itu, keberadaan pelaku sangat dibutuhkan adik-adiknya.   

“Alhamdulillah, aksi nekat pelaku berhasil kita cegah. Dan Pelaku sudah dijemput keluarga, kita berpesan kepadanya, jika nanti ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, kita disini bersedia membantunya lagi,” ungkap Aldiasnur.(h/ril)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM