Oknum Guru di Limapuluh Kota Tertangkap Nyabu, Disdik Siapkan Sanksi


Kamis,27 April 2017 - 18:48:37 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Oknum Guru di Limapuluh Kota Tertangkap Nyabu, Disdik Siapkan Sanksi ilustrasi
LIMAPULUH KOTA, HALUAN – Penangkapan salah oknum guru SMP, CD (57) di Kecamatan Mungka oleh Tim Gabungan BNN Payakumbuh membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota malu. Sanksi berat dipersiapkan Dinas Pendidikan untuk pengayom anak bangsa yang harusnya menjadi teladan.
 
Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota, Radimas mengaku sudah mengetahui informasi penangkapan oknum guru terkait mengkonsumsi sabu-sabu oleh BNN Payakumbuh. Saat ini, mata pelajaran yang diajarkan oleh guru bersangkutan sudah diganti dengan guru yang lain.
 
“Kami langsung mengganti yang bersangkutan di sekolahnya. Untuk sanksi, sudah kami persiapkan  berat, namun tetap sesuai putusan pengadilan nantinya,” kata Radimas, Kamis (27/4) kepada wartawan.
 
Dia juga mengaku akibat perilaku buruk oknum Guru itu, telah mencoreng nama baik profesi Guru, Dinas Pendidikan Limapuluh Kota dan PGRI Limapuluh Kota. Pasalnya, tidak memperlihatkan contoh yang baik bagi anak didik.
 
“Jelas ini mencemari nama baik Guru, Dinas Pendidikan dan PGRI. Namun begitu, ini adalah perilaku personal dirinya pribadi,” jelas Kadisdik.
 
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Sastri Andiko meminta agar Pegawai/ASN di Kabupaten Limapuluh Kota untuk berani test urine sebagai wujud dan komitmen memberantas narkoba. Jika hal ini dilaksanakan, akan terlihat mana ASN yang sudah kecanduan narkoba.
 
“Kami mendorong mendorong agar Pegawai di Limapuluh Kota melakukan tes urine. Karena ini bisa jadi contoh bagi masyarakat jika pemerintah perang dengan narkoba,” sebut Sastri Andiko.
 
Dia juga menyebut ini merupakan tamparan berat bagi dunia pendidikan. Namun begitu dia menyebut persoalan narkoba merupakan tanggungjawab bersama. Menurutnya Pemerintah daerah harus berupaya memperlihatkan keseriusan dalam memerangi narkoba. Sehingga menjadi contoh bagi masyarakat Limapuluh Kota ke depan.
 
“Kita berharap pemerintah memperlihatkan keseriusannya dalam memerangi narkoba. Mari kita bersama-sama memberantas narkoba di kampung halaman kita ini,” harapnya kepada semua elemen.
 
Sebelumnya, Tim Gabungan BNN Payakumbuh melakukan penggerebekan di rumah salah satu oknum guru SMP di Jorong Padang Harapan, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (25/4) malam. Saat digrebek, ternyata tersangka telah selesai menggelar pesta narkoba dan kedua temannya yang ikut berpesta telah pulang. Alhasil, BNN Payakumbuh hanya berhasil menangkap CD dan sedang memburu kedua temannya tersebut.  (h/ang)

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM