Pembangunan SUTET Dihadang Warga dengan Alat Berat


Kamis,27 April 2017 - 11:33:07 WIB
Pembangunan SUTET Dihadang Warga dengan Alat Berat

LIMAPULUH KOTA, HALUAN – Puluhan masyarakat di Jorong Subarang Parik, nagari Batu Hampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota terlibat adu mulut dengan pihak PLN Unit Induk II Jaringan Sumatera 3 Bukittinggi AD saat menghadang alat berat yang akan membangun menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di Jorong Suparang Parik. Masyarakat merasa tidak puas dan menganggap PLN yang memaksakan pembangunan menara, padahal negosiasi ganti rugi tanah belum selesai.

Pantauan Haluan, rombongan PLN yang datang pukul 11.00 WIB bersama kontraktor langsung dihadang oleh pemilik tanah bersama puluhan warga. Mereka menanyakan legalitas dan surat resmi izin pembangunan menara karena merasa sampai saat ini belum ada persetujuan untuk besaran harga ganti rugi.  Pemilik Tanah, Rahmat Hidayat (43) mengatakan pihaknya sampai saat ini belum menerima surat resmi dari PLN dan KPPIP selaku badan independen yang menetapkan harga ganti rugi. Namun, PLN sudah mencaplok harga besaran Rp70 ribu per meter persegi. Padahal, besaran harga tanah di Jorong Subarang Parik berkisar Rp500- Rp550 ribu per meter persegi.  “Kami protes dengan besaran harga yang dikeluarkan KPPIP dan PLN sebesar Rp70 ribu. Ini jauh dari harga tanah di sini. Jelas kami tidak puas dan tidak terima,” Kata Rahmat Hidayat.

Jikapun tetap akan dibayarkan Rp70 ribu per meter persegi, Hidayat menginginkan ada surat resmi dari KPPIP dan PLN. Bukan surat yang dibuat secara tergesa-gesa tanpa kop surat dan stempel basah. “Saya heran. Ini ada permainan saja. Surat yang kami terima tidak ada kops surat dan stempel basah yang asli. Hanya stempel yang discan dan diprint,” katanya.

Pihak PLN yang berada di lokasi tidak bersedia dimintai keterangan karena tidak ada petinggi PLN Unit Induk II Jaringan Sumatera 3 Bukittinggi yang hadir.  “Kami tidak bisa memberikan komentar karena disini hanya staff dan pekerja lapangan saja. Mohon dimengerti,” kata salah seorang karyawan PLN Unit Induk II Jaringan Sumatera 3 Bukittinggi yang tidak ingin namanya disebutkan.

Saat itu juga hadir anggota TNI AD hanya sebagai pendamping PLN. Hal itu diungkapkan Pasi Intel Kodim 0306/50, Kapten Suherman. “Kami hanya mendampingi PLN saja ke sini. Bagaimana program 35.000 MW untuk Indonesia yang dicanangkan Presiden Jokowi bisa terealisasi. Bukan sebagai pembeking atau penanggung jawab,” kata Suherman.

Ia juga mengatakan jika pemilik tanah merasa tidak puas dengan harga yang dipatok oleh KPPIP dan PLN, boleh mengajukan persoalan ini ke pengadilan. Namun, diminta kepada masyarakat untuk tidak menghalangi pembangunan karena akan berimbas kepada pembangunan menara sutet lainnya.  “Jika tidak puas, ajukan ke pengadilan. Ini baru warga yang taat aturan. Bukan menghalangi seperti ini. Pikirkan saja, bagaimana nasib menara sutet lain yang sudah berdiri jika tidak dibangun menara sutet disini. pasti tidak berjalan. Ini namanya mubazir dan merugikan khalayak banyak,” kata Suherman lagi.

Dalam realisasi Program 35.000 MW untuk Indonesia yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi di Yogyakarta tanggal 4 Mei 2015 silam, antara Padang Sidempuan hingga Payakumbuh akan dibangun 748 titik menara sutet. Nantinya, menara sebanyak ini akan memberikan listrik tambahan ke daerah Sumatera Barat, Aceh, Riau, Sumatera Utara, Jambi dan Kepri. “Sampai sekarang, sudah ada 721 titik menara yang sudah terbangun antara Padang Sidempuan – Payakumbuh. Tinggal 27 titik lagi. Namun, jika terkendala disini yang lain akan terganggu seluruhnya. Ini mohon pengertian masyarakat agar menyelesaikan persoalan ini secara baik dan taat aturan,” kata Suherman lagi. (h/ang)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM