Anak Rentan Terpapar Konten Porno. Bagaimana Anak Anda?


Sabtu,22 April 2017 - 07:36:41 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Anak Rentan Terpapar Konten Porno. Bagaimana Anak Anda?

PADANG, HALUAN- Komisi V DPRD Sumbar menghimbau, pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap konten porno yang sekarang ini begitu mudah diakses melalui internet, termasuk oleh anak-anak.

Hal tadi disampaikan kalangan DPRD seiring adanya informasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan Yohana Yambise yang menyatakan, setiap harinya sekitar 25 ribu anak mengakses konten situs porno di Indonesia.Semua ini diduga turut jadi pemicu kasus pelecehan seksual terhadap anak yang saat ini terbilang tinggi pada tiap daerah.

"Kita sangat prihatin terhadap mudahnya konten porno diakses oleh anak-anak. Ini  harus jadi bahan evaluasi bagi pemerintah pusat dan daerah," ujar Sekretaris Komisi V DPRD Sumbar, Rafdinal.

Rafdinal mengatakan, untuk meminimalisir angka kasus pelecehan seksual yang kerap terjadi di masyarakat, pemerintah harus mengambil tindakan tegas. Salah satunya dengan memblokir situs yang berbau pornografi. Kemudian peranan keluarga mengawasi pergaulan anak dinilai sangat penting. Termasuk dalam memberikan fasilitas pada anak. Itu diminta dipertimbangkan dengan matang.

"Kita harapkan masing-masing keluarga membatasi anak-anak mereka mengakses situs-situs yang tak jelas. Penyadaran juga harus diberi pada anak kalau mengakses konten porno adalah suatu yang tidak baik," katanya.

Terhadap sekolah, Rafdinal mengimbau agar sekolah membatasi alat komunikasi yang dibawa anak. Apalagi ponsel yang bisa digunakan untuk mengakses konten porno.

"Tak kalah pentingnya peran niniak mamak dan alim ulama harus dikuatkan untuk membendung pengaruh negatif dari perkembangan teknologi informasi  ini," pungkas Rafdinal.

Anggota Komisi V DPRD Sumbar Saidal Masfiyuddin menyampaikan, mencegah anak terlibat pergaulan yang tidak sehat, seperti halnya mengakses konten porno, bisa dilakukand engan menanamkan pendidikan agama sejak dini di tengah keluarga.
Selain menanamkan nilai-nilai agama, mengontrol fasilitas yang akan diberi pada anak, seperti halnya ponsel, kendaraan bermotor dan lainnya.

"Orangtua boleh saja memberikan fasilitas kepada anak. Namun tetap harus bisa membatasi. Untuk apa fasilitas itu digunakan, apakah untuk hal yang baik atau buruk," pungkasnya.

Dituturkan Saidal, jangan sampai orangtua memberikan apa saja yang diminta anak dengan alasan sayang kemudian berakhir dengan kesengsaraan.

Selain peran orang tua, anggota dewan dari fraksi Golkar itu juga meminta dinas terkait aktif menggencarkan sosialisasi kepada orangtua, menekankan bahwa perlindungan utama anak adalah keluarga.

Sebelumnya, saat berkunjung ke Kabupaten 50 Kota pada Selasa (18/4) lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Yohana Yambise mengungkap, setiap harinya 25 ribu anak Indonesia mengakses situs porno. “Itu (data 25 ribu anak) di tahun 2015-2016. Untuk 2017, kami rasa, jumlahnya cendrung meningkat,” ujar Yohana.

Tingginya angka anak-anak yang mengakses situs porno ini dinilai Menteri Yohana turut jadi salah satu pemicu seringnya terjadi kejahatan dan pelecehan seksual yang melibatkan anak.

Sementara itu, Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat jadi pembicara pada sebuah seminar di Padang belum lama ini menyebut, Provinsi Sumbar menduduki pering­kat ke 15 atas aksi  kejahatan pelecehan seksual dari 34 Provinsi yang tersebar di Indonesia.

Data yang ada di Pemerintah Provinsi Sumbar juga menyebutkan, selama 2016 terdapat 165 kasus kekerasan fisik terhadap anak, dan 393 kasus pelecehan seksual terhadap anak. (h/len)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,15 April 2017 - 03:46:07 WIB

    10 Daerah di Sumbar Berstatus Layak Anak. Apa Saja Daerahnya?

    JAKARTA, HALUAN – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Prof Yohana Yembise akan mengadakan kunjungan kerja ke Sumatera Barat, mulai Minggu (16/4) hingga Kamis (21/4) untuk mendorong 10 kota dan kabu.
  • Selasa,27 Desember 2016 - 00:55:14 WIB

    Lima Anak Harimau Lahir di TMSBK

    Lima Anak Harimau Lahir di TMSBK BUKITTINGGI, HALUAN – Ko leksi Harimau di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) atau lebih dikenal dengan Kebun Binatang Bukit­tinggi, bertambah dengan kela­hi­ran lima ekor anak Harimau..
  • Kamis,22 Desember 2016 - 00:41:51 WIB
    DIGELAR SERENTAK SE-INDONESIA

    PLN Wilayah Sumbar Khitan 200 Anak

    PADANG, HALUAN — PLN Persero melalui Kantor Unit Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah (LAZIS) se-Indonesia menggelar khitanan massal serentak dengan jumlah peserta 12.115 anak. Kithanan digelar di masing-masing kantor unit LAZI.
  • Jumat,21 Oktober 2016 - 01:40:19 WIB

    43 Nagari Laksanakan Pilwana, Calon Petahana Bertumbangan

    DHARMASRAYA, HALUAN — Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak di 43 nagari dari 52 nagari pada 11 kecamatan di Kabupaten Dharmasraya, Kamis (20/10), berlangsung aman dan kondusif..
  • Kamis,22 September 2016 - 04:20:48 WIB
    PEMBANGUNAN JEMBATAN CUMA JANJI

    Anak Sekolah Bertarung Nyawa

    Anak Sekolah Bertarung Nyawa PAINAN,HALUAN — Ma­sya­rakat Kampung Baru Tam­bang, kecamatan IV Ju­rai Pessel, terutama para pelajar yang harus ke sekolah ter­paksa bertarung nyawa ketika menyeberangi sungai Batang Salido..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM