DINAS PERDAGANGAN

Jadikan Pasar Raya Pusat Perdagangan Sumbar


Jumat,21 April 2017 - 01:21:25 WIB
Jadikan Pasar Raya Pusat Perdagangan Sumbar Sejumlah pekerja tengah mengerjakan pembangunan jembatan penghubung antara Pasar Inpres Blok II menuju blok IV, Jumat (14/4).Pembangunan diperkirakan dilakukan setelah blok III rampung pengerjaannya pada tahun ini. Huda Putra

PADANG, HALUAN--Dinas Perdagangan Kota Padang berusaha untuk mengembalikan Pasar Raya sebagai pusat perdagangan di Kota Padang. Upaya ini dilakukan dengan cara menata semua pedagang yang ada di Pasar Raya dan menjalin kerjasama dengan UKM yang ada.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Endrizal, melalui Sekretaris Dinas Perdagangan, Jasman, saat ditemui Haluan, Rabu (19/4).

"Saat ini kita tengah berupaya untuk menjadikan Pasar Raya sebagai pusat perdagangan. Tentunya dapat direalisasikan setelah pembangunan Pasar Inpres III selesai, "ujar Jasman di Gedung LKKS Jalan Khatib Sulaiman, Padang.

Lebih lanjut Jasman menuturkan, Dinas Perdagangan akan memfungsikan dua blok di lantai III yang akan digunakan sebagai gerai untuk menampilkan produk UKM Sumatera Barat. Blok yang akan digunakan adalah Blok II lantai III yang akan digunakan sebagai pusat promosi produk unggulan Kota Padang, yang mana akan diisi oleh produk unggulan dari 11 kecamatan. Sedangkan blok III lantai III akan digunakan untuk penempatan produk unggulan UKM di Sumatera Barat. 


"Jadi ketika berkunjung ke Pasar Raya berbagai produk khas dari Sumatera Barat dapat diperoleh, semuanya tersedia di Pasar Raya Padang," ujar Jasman. 

Jasman menyebutkan, satu lantai blok tersebut dapat menampung sekitar 350 pedagang. Saat ini Dinas Perdagangan sedang melakukan pendataan pedagang yang akan menempati dan mencari UKM yang mau bekerjasama. Dikatakan Jasman tempat yang disediakan gratis tanpa dipungut biaya, pedagang cukup membayar retribusi harian. 

"Kita berikan cuma-cuma alias gratis, agar pedagang pun tidak diberatkan dengan harga sewa, "kata Jasman. 

Terkait kapan akan direalisasikan Jasman mengatakan, paling cepat akhir bulan Mei. Setelah bangunan fisik Pasar Inpres III benar-benar siap ditempati dan para UKM bersedia untuk menjalani kerjasama. 

Sementara itu, Pengamat Bidang Ekonomi Pembangunan dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof Dr Werry Darta Taifur mengatakan, bahwa Pasar Raya Padang tidak harus menjadi pusat perdagangan Sumatera Barat.  Hal ini disebabkan karena situasi sudah banyak berubah. Seperti,  moda transportasi sudah banyak berubah dan hubungan dengan Pekanbaru sangat lancar. Kemudian Pelabuhan Teluk Bayur  juga tidak efektif untuk mendukung Padang sebagai pusat perdagangan. 

"Lokasi dan luas Pasar Raya sekarang tidak memadai lagi sebagai pusat perdagangan. Untuk terminal angkot saja dan menampung pedagang yang ada saja diperkirakan tidak mencukupi lagi. Tidak mungkin dijadikan Pasar Raya sebagai pusat perdagangan dalam kondisi yang serba terbatas tersebut,"ujar Werry. 

Sehingga perlu diadakan penelitian yang konprehensif untuk menentukan fungsi yang paling cocok untuk Pasar Raya Padang dengan memperhatikan perubahan internal dan eksternal serta mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi dimasa mendatang. Kemudian juga perlu dikaji alternatif lokasi baru sebagai pusat-pusat perdagangan baru di Kota Padang. (h/mg-mel)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM