Nagari Koto Nopan Lestarikan Gordang Sambilan


Kamis,20 April 2017 - 09:56:51 WIB
Nagari Koto Nopan Lestarikan Gordang Sambilan MENABUH-Gordang Sambilan adalah kesenian tradisional khas Rao Pasaman. Bupati Yusuf Lubis mencoba menabuh Gordang sebagai apresiasinya terhadap upaya pelesatrian kesenian tradisional itu. YUDHI LUBIS

PASAMAN, HALUAN--Bupati Pasaman, Yusuf Lubis berharap mengapresiasi kesungguhan masyarakat Nagari koto Nopan dalam melestarikan, kesenian tradisional Gordang Sambilan.Gordang Sambilan adalah kesenian tradisional khas Rao Pasaman.

 

"Kesenian ini harus terus dilestarikan keberadaannya, jangan sampai hilang tergerus zaman. Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga bersama," kata Yusuf Lubis di  Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Selatan, Selasa.

 

Dikatakan, kesenian ini memiliki kekhususan karena hanya dapat dimainkan pada acara tertentu dengan skala besar, seperti acara perkawinan, perayaan serta menjamu tamu kehormatan.

 

"Kesenian ini sakral, dan harus dimainkan penuh penghayatan, karena ada makna dari setiap pukulan gendangnya," ujar Yusuf Lubis.

 

Ia pun meminta para Walinagari di daerah itu dapat menjadi pioner dalam mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai budaya serta kesenian tradisional ditengah masyarakat. "Kesenian tradisional merupakan ikon dan aset bagi satu daerah. Oleh sebab itu harus diperhatikan serta di lestarikan karena merupakan jati diri suatu daerah termasuk di Pasaman," imbuhnya.

 

Untuk menjalankan visi dan misi mulia ini tentunya memerlukan sinergitas antara pemerintah kabupaten, camat dan walinagari serta dukungan tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi, para civitas akademika serta setiap elemen masyarat lainnya. "Melestarikan kesenian tradisional dan adat, budaya butuh dukungan semua pihak, tak terkecuali oleh pemerintah saja," katanya.

 

Pasaman, kata dia, memiliki beragam kesenian tradisional yang keberadaannya hingga kini masih tetap terjaga dengan baik. Itu, kata dia, tersebar di 37 nagari di daerah itu. Sejumlah suku pun, kata dia, menghuni daerah itu.  "Banyak, ada silat, randai, ronggeng, lukah gilo, dikia pano, tor-tor, gordang sambilan, serta sederet kesenian lainnya dari beragam suku, ada minang, tapanuli, mandailing, jawa juga batak," tukasnya.

 

Keberagaman itu, kata bupati, menjadi perekat dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama warga, meski berbeda suku, ras dan agama.

 

Pihaknya, kata dia, juga sudah menginstruksikan agar setiap walinagari menganggarkan sejumlah dana dari dana desa untuk pelestarian kesenian tradisional itu, mulai dari pakaian seragam, alat kesenian dan lainnya.  "Itu boleh dan kita sudah minta agar masing-masing nagari menganggarkan itu dalam kegiatannya," ujarnya. (h/yud)

 

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM