Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri


Rabu,19 April 2017 - 23:08:59 WIB
Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri Tim liputan Haluan menunjuk sejumlah bangunan yang berdiri di atas lawan yang telah dibabat di kawasan Mandeh, Pesisir Selatan. Selain itu, juga tampak dermaga yang disusun dari batu karang, membelah hutan bakau, TIM

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Perusakan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh tidak hanya membuncah di Sumbar, tapi juga jadi perbincangan di tingkat nasional. Bahkan, permasalahan ini dibahas para menteri. Di antaranya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

 

Setelah dibahas, akhirnya dikabarkan kalau persoalan perusakan kawasan Mandeh diurus oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Sejumlah orang Kementerian LHK akan turun ke Mandeh, untuk menyaksikan secara langsung kerusakan yang terjadi. Hasil pantauan itu nantinya akan dijadikan landasan untuk mengambil langkah selanjutnya.

 

Kapan tim dari Kementerian LHK akan turun masih dirahasiakan Menteri LHK Siti Nurbaya. Saat wawancara, Siti Nurbaya tidak mau menyebut, kapan tim tersebut akan turun. Kasus perusakan Mandeh, katanya sudah berada dalam pantauan. “Tim Kementerian LHK akan turun langsung ke Mandeh,” ungkap Siti Nurbaya, Selasa (18/4) siang.

 

Dijelaskan Siti Nurbaya, tim yang akan turun ditunjuknya langsung. “Petugas yang akan ke sana (Mandeh) berasal dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Penegakan Hukum. Dirjen yang akan turun dan sekarang sedang membentuk tim untuk turun langsung ke Mandeh. Saya sudah perintahkan untuk melihat langsung,” sebut Siti Nurbaya.

 

Permasalahan Mandeh, menurut Siti Nurbaya memang sudah menjadi pembicaraan di tingkat menteri. Dia juga telah berbicara dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dari perbincangan dengan Susi, akhirnya disepakati kasusnya dilanjutkan dan dihandle oleh Kementerian LHK. “Saya sudah berbicara dan dapat kabar (soal kasus perusakan Mandeh), dari Menteri Susi Pudjiastuti,” ungkapnya.

 

Terkait langkah apa yang akan diambil, Susi belum bisa memastikannya. Menurut Menteri yang terkenal garang kalau menyangkut perusakan lingkungan, langkah yang akan diambil sesuai hasil kajian dan bukti yang didapat tim yang turun ke lapangan. “Lihat saja faktanya seperti apa. Nanti dilihat, instrumen apa yang bisa dipakai,” ungkap Menteri.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM