Diduga Lakukan Pungli, Walinagari Airhaji Tenggara Ditahan Jaksa


Rabu,19 April 2017 - 10:05:54 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Diduga Lakukan Pungli, Walinagari Airhaji Tenggara Ditahan Jaksa Walinagari inisial
PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), lakukan penahanan terhadap oknum Wali Nagari Airhaji Tenggara, Kecamatan Linggosaribaganti dengan inisial "R", Selasa (18/4).
 
 
Penahanan terhadap oknum walinagari tersebut, karena tersangkut kasus dugaan korupsi pungutan liar (Pungli) redustribusi pembuatan sertifikat perkebunan dan perladangan pada tahun 2014-2015 dengan nilai sebesar Rp73 juta dengan korban sebanyak 90 kepala keluarga (KK). 
 
 
Kejari Pessel, Yeni Puspita didampingi Kasi Intel, Dimas Aditya mengatakan kepada awak media, bahwa penahanan terhadap tersangka walinagari dengan inisial "R" itu, karena penyidik telah memiliki bukti yang kuat, dan sudah menghadirkan sebanyak 30 orang saksi untuk dimintai keterangan. 
 
 
"Dalam kasus ini, tersangka melakukan pungli terhadap 90 kepala keluarga yang melakukan pengurusan resditribusi (Redis), sertifikat lahan perkebunan dan perladangan di Nagari Airhaji Tenggara. Besar pungli yang dilakukan tersangka berfariasi, mulai dari Rp750 ribu hingga Rp1,6 juta dengan total nilai mencapai Rp73 juta," terangnya kepada Haluan. Selasa (18/4).
 
 
Dijelaskannya, dalam kasus itu tersangka dijerat pasal 12 UU No 31 tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001, tentang perbuatan tindak pidana korupsi, dengan cara melakukan pungutan liar. 
 
 
"Pungutan liar yang dilakukan tersangka dalam kasus ini adalah pembuatan sertifikat Redis yang seharusnya 0,0 persen (tidak dipungut) sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku. Namun, WalinagariUrang tetap meminta sejumlah uang kepada masyarakat yang ada di Nagari Airhaji Tenggara. Nah, akibatnya pelaku dapat dijerat dengan ancaman  hukuman minimal 4 tahun, penjara," tegasnya. 
 
 
Ditambahkannya, pelaku sebelumnya sudah dilakukan pemanggilan sebanyak dua kali sebagai saksi. Namun, tidak memenuhi penggilan tersebut dan tanpa ada alasan yang jelas. 
 
 
"Berdasarkan keterangan sebanyak 30 orang saksi tersebut, maka ada indikasi kuat pelaku telah melakukan Pungli. Sehingga tersangka pada pemanggilan tadi, langsung kita lakukan penahanan dengan surat perintah penahanan (Sprinhan) Print-209/N.3.19/fd.1/04/2017 tanggal 18 April 2017. Saat itu pelaku juga didampingi Penasehat Hukum (PH), Dr Sanidjar Pebriharianti R, SH, MH," terangnya. 
 
 
 
Terkait penangkapan itu, lanjut dia, adalah salah satu bentuk kerja nyata yang dilakukan Kejari Pessel dalam melakukan tindakan tegas tehadap pelaku pungli diwilayahnya hukumnya. 
 
 
"Karena pungli merupakan tindakan melanggar hukum, maka sangat perlu kiranya kita ingatkan kepada pemangku kebijakan, supaya jangan main-main agar tidak terjerat ke pidana. Sebab, kita tidak main-main dalam melakukan tindakan," tegasnya.
 
 
Sementara R saat Harianhaluan.com mencoba mengkonformasi belum bersedia. (h/mg-kis)
 
 
Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,17 Oktober 2017 - 18:54:28 WIB

    Diduga Jadi PSK, Pol PP Padang Amankan Seorang Remaja

    Diduga Jadi PSK, Pol PP Padang Amankan Seorang Remaja PADANG, HARIANHALUAN.COM—Seorang remaja berinisial MP (19) diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang pada Senin malam (15/10)..
  • Selasa,10 Oktober 2017 - 18:39:00 WIB

    Diduga Nyabu di Dalam Lapas, Napi Ini Diciduk Polres Agam

    Diduga Nyabu di Dalam Lapas, Napi Ini Diciduk Polres Agam AGAM, HARIANHALUAN.COM- Kepolisian Resor Agam berhasil menciduk, seorang Warga Binaan atau Narapidana (Napi) berinisial DS dalam salah satu sel di dalam kamar 5 Blok B Lapas Klas II B  Padang Langsano Lubuk Basung  Agam. P.
  • Selasa,26 September 2017 - 22:50:14 WIB

    Diduga Sebagai Pengedar Sabu, Dua Wanita di Padang Ini Diciduk Satresnarkoba

    Diduga Sebagai Pengedar Sabu, Dua Wanita di Padang Ini Diciduk Satresnarkoba PADANG, HALUAN - Diduga mengedarkan sabu, dua perempuan bernama Zulmutiarani (25) dan Sri Rahmi (35) terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Alih-alih mendapatkan untung, malah berurusan dengan hukum setelah berhasil diringk.
  • Jumat,15 September 2017 - 09:54:16 WIB

    IJP Diduga Komsumsi Sabu, Golkar Sumbar Kecewa

    IJP Diduga Komsumsi Sabu, Golkar Sumbar Kecewa PADANG, HARIANHALUAN.COMKetua DPD Partai Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim sangat menyanyangkan dan sangat kecewa, dengan terlibatnya kader golkar  Indra J Piliang dengan kasus narkoba. Saat dihubungi, Hendra Irwan Rahim yang.
  • Kamis,14 September 2017 - 10:50:58 WIB

    Diduga Konsumsi Narkoba, IJP Ditangkap Polda Metro Jaya

    Diduga Konsumsi Narkoba, IJP Ditangkap Polda Metro Jaya PADANG, HARIANHALUAN.COM—Politikus Partai Golkar berinisial (IJP) ditangkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, di salah satu tempat karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (13/9) sekitra pukul 19.30. WIB..

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM