1.677 Pencari Kerja Berharap Peruntungan


Selasa,18 April 2017 - 11:47:59 WIB
Reporter : Tim Redaksi
1.677 Pencari Kerja Berharap Peruntungan ilustrasi. NET

PADANG, HALUAN -- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang mencatat 1.677 orang pencari kerja (Pencaker) selama Triwulan pertama tahun ini. Rata-rata setiap bulannya ada 500 orang Pencaker yang membuat kartu pencari kerja. 

Kepala Disnakerin Kota Padang, Eyviet Nazmar, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja (Penttalantas), Amrizal mengatakan, tingkat penganguran terbuka sekitar 13 persen dan tingkat partisipasi angkatan kerja sekitar 57 persen.

Selama Januari ada 536 orang Pencaker yang tercatat. Sebanyak 250 orang laki-laki dan 286 orang perempuan dengan tingkatan SMA, SMK, dan Sarjana yang lebih mendominasi. Ada sekitar 331 orang lulusan SMA dan SMK sedangkan 181 untuk lulusan Sarjana baik S1 dan S2.

Sedangkan pada bulan Februari tercatat pencaker laki-laki sebanyak 228, perempuan 271 total ada 499 orang. Jumlah meningkatnya pada bulan Maret menjadi 642 orang Pencaker, perempuan sebanyak 375 orang dan laki-laki 267 orang. 

"Total ada sekitar 1.677 orang dengan perempuan sebanyak 932 orang dan laki-laki 745 orang," ujarnya. 

Ia menuturkan, setiap bulannya ada sekitar 400 hingga 500 orang Pencaker yang tercatat di Disnakerin. Namun, jumlah ini bisa melonjak dua kali lipat, yakni pada saat musim wisuda dan lulus SMA/SMK.

"Biasanya bulan April mulai meningkat saat mulai wisuda dan pada Bulan Juli hingga Agustus saat siswa SMA/SMK lulus," ujarnya saat ditemui Haluan Senin (17/4), di Padang.

Pada tahun 2016 ada sebanyak 6.282 Pencaker dengan tingkat pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD) sebanyak 18 orang, 13 orang laki-laki, dan 5 orang perempuan. Tamatan SMP sebanyak 184 orang, laki-laki 55 orang, dan perempuan 129 orang. Lulusan SMA/SMK sebanyak 3.284 orang, D2 satu orang. Kemudian D3 sebanyak 782 orang, SI 1.977 orang, dan S2 dan S3 sebanyak 36 orang. "Masih didominasi lulusan SMA/SMK dan Sarjana S1," ucapnya. 

Sebelummya, Kepala Disnakerin, Eyviet Nazmar, mengatakan, serapan tenaga kerja di Kota Padang memang rendah. Hal ini karena tidak terdapatnya banyak sektor industri. Paling yang banyak menyerap yakni industri perhotelan. Karena rata-rata setiap tahunnya ada sekitar 10 hotel yang baru di Kota Padang. 

"Hotel tersebut tidak hotel berbintang, jadi tidak terlalu banyak pula menyerap tenaga kerja," tuturnya. 

Terkait program-program yang akan dilakukan untuk mengurangi pe­ngang­guran di Kota Padang,  Eyviet Nazmar menga­takan, akan banyak memberikan pelatihan SDM, pengembangannya, ser­ta penempatan Pencaker nan­tinya, serta bekerjasama dengan para pemilik lapangan usaha.

“Pada tahun 2017 ini diperkirakan akan ada penyerapan sekitar seribuan tenaga kerja jika pembangunan Trans Mall di Jalan Khatib Sulaiman selesai dikerjakan,” ucapnya. 

Sementara itu, Yuni yang ditemui Haluan di Kantor Disnakerin Jalan Rasuna Said, berharap pihak dinas dapat memberikan banyak pelatihan. Agar Pencaker mempunyai kemampuan serta keahlian. Sehingga tidak hanya berharap pada lowongan pekerjaan. Karena bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri. 

"Kalau bisa kami diberikan pelatihan, kemudian diberikan modal untuk bisa berwirausaha, sehingga bisa mengurangi penganguran di Kota Padang," tuturnya. (h/mg-mel)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM