Ada Tambahan Tiga Ekor Singa Afrika di Bukittinggi


Senin,17 April 2017 - 12:01:17 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Ada Tambahan Tiga Ekor Singa Afrika  di Bukittinggi Kebun Binatang Bukittinggi menambah tiga ekor Singa Afrika. Terlihat satu ekor Singa Afrika di kandang isolasi, sebelum dilepaskan ke kandang utama, Sabtu (15/4) YURSIL

BUKITTINGGI, HALUAN - Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) atau lebih dikenal dengan Kebun Binatang Bukittinggi menambah koleksi satwanya, tiga ekor Singa Afrika (Panthera leo) yang didatangkan dari Bali Zoo atau Kebun Binatang Bali, telah sampai di Bukittinggi, Sabtu (15/4), sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Kepala Bidang (Kabid) TMSBK Dinas Kebudayaan  Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi Ikbal, mengatakan, tiga ekor Singa Afrika tersebut telah sampai dengan selamat di Kebun Binatang Bukittinggi. Singa itu diangkut melalui jalan darat dari Bali Zoo pada Senin (10/4) lalu, dengan menggunakan truk container, yang dilengkapi tiga unit box.

“Saat ini ketiga ekor singa Singa Afrika itu, berada di dalam kandang isolasi yang berada disamping kandang utama dalam kondisi sehat. Penempatan dalam kandang isolasi itu bertujuan agar satwa itu dapat beradaptasi dengan kondisi lingkungannya sebelum dilepaskan ke kandang utama,” kata Ikbal kepada awak media di Kebun Binatang, Sabtu (15/4).

Menurut Ikbal, dalam beberapa hari kedepan singa itu baru akan dilepas ke kandang utama. Namun selama tiga hari ini akan dilihat dulu perkembangannya, apabila sudah bisa beradaptasi dengan lingkungannya, baru dilepas ke kandang utama yang telah dipersiapkan.

Singa Afrika tersebut itu terdiri dari dua ekor betina berusia 4 tahun dan satu ekor jantan berusia 6 tahun, dan kehadiran Singa Afrika ini diharapkan dapat mendongkrak peningkatan jumlah pengunjung baik wisatawan daerah maupun mancanegara.

“TMSBK sendiri sudah 10 tahun lebih tidak memiliki koleksi hewan berupa Singa. Setelah sepasang Singa yang dihibahkan Kebun Binatang Surabaya tahun 1999, mati pada tahun 2007 lalu,” ujarnya.

Dalam paket kerjasama hibah satwa dengan pihak Bali Zoo ini tambah Ikbal, TMSBK Bukittinggi sebelumnya telah menerima tiga ekor Walabi atau Kangguru Tanah (Thylogale brunnii), yang terdiri dari satu ekor jantan dan dua ekor betina. Tiga ekor Burung Bayan (Eclectus roratus polychorus), satu ekor jantan, dan dua ekor betina.

Menurut Ikbal, untuk kondisi Burung Bayan telah dilepaskan di kandang dan disiapkan untuk dapat melakukan atraksi dan berinteraksi dengan pengunjung.(h/ril)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,14 September 2017 - 02:24:02 WIB
    KETUA ORGANDA BUKITTINGGI

    Tak Semua Daerah Terima Keberadaan Gojek

    Tak Semua Daerah Terima Keberadaan Gojek BUKITTINGGI, HALUAN -- Menyikapi aksi demo yang dilakukan oleh pengemudi angkutan umum di Kota Bukittinggi yang menolak keberadaan tranportasi ojek online (Gojek), Ketua Organda Bukittinggi Syafrizal menilai, bahwa tidak semu.
  • Jumat,08 September 2017 - 01:02:08 WIB

    Utusan Enam Negara Kunjungi Kampung Adat

    Utusan Enam Negara Kunjungi Kampung Adat SIJUNJUNG, HALUAN -- Sebanyak 23 orang utusan dari enam negara melakukan kunjungan ke perkampungan adat nagari Sijunjuang, setelah melakukan studi komparatif parade lansia di tiga posyandu lansia, serta melakukan diskusi di r.
  • Senin,04 September 2017 - 21:41:59 WIB

    Duet Edwin-Mawardi Samah Digadang-gadang, Kemilau "EMAS" Mulai Curi Perhatian

    Duet Edwin-Mawardi Samah Digadang-gadang, Kemilau PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM--Munculnya rumor yang menyanding dan menggadang-gadangkan duet Edwin- Mawardi Samah (EMAS) sebagai satu paket pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang periode 2018-2023,.
  • Rabu,23 Agustus 2017 - 16:29:39 WIB

    Tingkatkan Layanan, Pemkab Padang Pariaman Bentuk Papa Tangkas Gada 119

    Tingkatkan Layanan, Pemkab Padang Pariaman Bentuk Papa Tangkas Gada 119 PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Dinas Kesehatan Padang Pariaman luncurkan program "Papa Tangkas Gada 119". Program ini bertujuan untuk mengurangi  peristiwa kematian dalam kasus gawat-darurat disebabkan oleh keterlambatan.
  • Selasa,22 Agustus 2017 - 16:44:34 WIB

    Batu Mirip Kelamin Pria Ada Hubungan Dengan Batu Batikam? Ini Penjelasan BPCB Sumbar

    Batu Mirip Kelamin Pria Ada Hubungan Dengan Batu Batikam? Ini Penjelasan BPCB Sumbar TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM-- Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat sebut temuan batu tegak berbentuk jenis kelamin laki-laki di Jorong Balai Tabuah, Nagari Tanjung Sungayang, Kecamatan Sungayang, Kabupaten T.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM