DPRD Limapuluh Kota Tolak Tambang Pangkalan


Sabtu,15 April 2017 - 03:54:11 WIB
DPRD Limapuluh  Kota Tolak Tambang Pangkalan

LIMAPULUH KOTA, HALUAN – Enam perusahaan tambang di Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota yang diizinkan kembali beroperasi oleh Pemerintah Provinsi Sumbar, mendapat penolakan serius dari DPRD Kabupaten Limapuluh Kota. Pasalnya, pascapenutupan sementara setelah banjir dan longsor Pangkalan awal Maret 2017 silam, belum ada kajian ilmiah dan peninjauan kembali terhadap aktivitas tambang.

Dari 35 anggota dan 8 fraksi di DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, seluruhnya menolak beroperasinya enam perusahaan tambang ini sebelum ada kajian khusus terhadap Amdal pertambangan. Terlebih, adanya desakan dari aliansi masyarakat Gonjong Limo yang sebelumnya mengangkat suara akan menggugat Gubernur Sumbar terkait pemberian izin enam tambang ini untuk beroperasi lagi.

Imbasnya, Ranperda Lingkungan Hidup yang diusulkan oleh Pemkab Limapuluh Kota ditolak oleh seluruh fraksi dan anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota. Ditambah lagi, dalam usulan Ranperda Lingkungan Hidup tersebut tidak disinggung bagaimana mekanisme tambang dengan dinamit untuk beroperasi.

Ya, kami menolak Ranperda Lingkungan Hidup yang diusulkan Pemkab karena tidak disinggung mekanisme tambang yang menggunakan dinamit saat beroperasi. Disamping itu, ini bentuk kami memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menolak tambang di sana. Mohon, Pemkab dan Pemprov bersinergi lebih baik untuk menyelesaikan aspirasi masyarakat ini,” kata Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, Kamis (13/4).

Safaruddin juga mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan tokoh yang tergabung dalam Gonjong Limo dan Walhi Sumbar terkait persoalan tambang ini. Menindaklanjuti hal ini, DPRD Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi akan melayangkan surat kepada Pemkab Limapuluh Kota dan Pemprov Sumbar terkait persoalan pengoperasian keenam tambang ini. “Segera akan kami surati Pemprov dan Pemkab bagaimana realisasi ke depan akan persoalan izin tambang ini,” katanya.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi mengatakan Pemkab Limapuluh Kota sudah bekerja sama dengan UNP untuk meneliti dan mengkaji prosedural enam pertambangan yang ada di Koto Alam. Saat ini, tim ahli tambang dari UNP masih bekerja di lapangan.

“Sudah ada tim khusus yang kami bentuk. Itu bekerja sama dengan UNP. Para ahli tambang dari UNP ini yang meneliti standardisasi pertambangan dan mengkaji ulang hal-hal yang bisa berimbas negatif kepada lingkungan dan masyarakat di Pangkalan. Baik itu operasional, manajemen, prosedur kerja, Amdal dan lainnya. Sekarang mereka sudah berada di lapangan,” kata Irfendi Arbi saat dikonfirmasi. (h/ddg/ang)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM