Pria ini Simpan Senpi Rakitan Milik Rampok di Rumahnya


Sabtu,15 April 2017 - 03:44:39 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pria ini Simpan Senpi Rakitan Milik Rampok di Rumahnya Tersangka pemilik senjata api rakitan, Eri Rose tengah dimintai keterangan oleh penyidik Polsekta Padang Selatan, Jumat (14/4) serta barang bukti berupa senjata api dan empat butir peluru. IST

PADANG, HALUAN – Warga  Jalan Ranah Binuang No. 23 Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Eri Rose (53) memiliki senjata api (senpi) rakitan dan empat butir peluru. Padahal, hal itu bertentangan dengan hukum

Ia akhirnya dicokok Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polsekta Padang Selatan. Eri Rose tidak ada melakukan perlawanan. Kini tersangka telah diamankan di Polsek Padang Selatan untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, penangkapan tersebut berawal ketika petugas mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada seorang pria mempunyai senjata api dan amunisi yang masih aktif, yang disimpan di rumahnya.

Dari laporan itu, beberapa anggota berpakaian preman melakukan penyelidikan di lokasi tersebut. Setelah memastikan memang benar laporan itu, anggota Polsek Padang Selatan yang langsung dipimpin Kanit Reskrim Iptu Narsiwan mengepung rumah tersebut.

Saat penggerebekan itu, Eri tengah asyik duduk di ruang tamu rumahnya. Lalu beberapa anggota polisi tersebut menangkapnya. Saat diamankan, Eri Rose tidak mengakui adanya senjata api rakitan itu.

Polisi pun melakukan penggeledahan dan alhasil ditemukan sepucuk senjata api dengan empat amunisi yang masih aktif disimpannya di bawah meja mengunakan plastik warna hitam. Mendapatkan barang bukti tersebut, barulah Eri Rose mengaku senjata itu miliknya. Lalu dia dibawa ke Polsek Padang Selatan. 

Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz didampingi Kapolsek Padang Selatan AKP Doni Aryanto membenarkan penangkapan Eri karena menyimpan senjata api rakitan tanpa memiliki surat-surat izin dari kepolisian. 

“Selain senpi rakitan, kami juga mengamankan empat amunisi. Dua amunisi sudah kosong, sementara dua lagi masih aktif. Sekarang tersangka masih diproses atas kepemilikan senjata api rakitan tersebut,” katanya kepada wartawan, Jumat (14/4). 

Pengakuan Eri Rose, dia mendapatkan senjata api rakitan itu plus dengan pelurunya dari temannya, Umar Jaya seorang perampok yang tewas oleh timah anggota Polresta Padang setahun lalu. 

“Apakah Eri Rose ini masih jaringan Umar Jaya atau tidak, kami belum bisa memastikannya. Yang jelas, kita terus melakukan penyidikan kasus ini. Untuk sementara, tersangka dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang -undang (UU) Darurat No. 12 tahun 1955 tentang kepemilikan senjata api tanpa surat izin, yang ancaman hukumannya 20 tahun penjara,” ungkapnya. (h/nas)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM