21 SOPD Pasaman Belum Setorkan Zakat


Rabu,12 April 2017 - 12:14:04 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PASAMAN, HALUAN - Sebanyak 130 satuan pendidikan, terdiri dari SD, SMP, SMA sederajat hingga UPTD belum setorkan dana zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman, sejak periode Januari-Maret 2017. 

Selain itu, 21 SOPD di lingkup Pemda setempat dan intansi vertikal lainnya juga belum menyetorkan zakat sama sekali. Diantaranya, Kantor Kemenag, Pengadilan Agama Lubuksikaping, Pengadilan Negeri hingga Rumah Tahanan kelas IIb Lubuksikaping. 

Belum diketahui apa alasan dari masing-masing satuan pendidikan, SOPD hingga instansi vertikal ini enggan menyetorkan zakat, hingga berakibat serapan dana zakat minim dan tersendat. 

Padahal, sumber penerimaan zakat terbesar berasal dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dan itu pun tidak maksimal. Padahal, besaran zakat hanya sebesar 2,5 persen dari gaji masing-masing PNS ditiap instansi tersebut. 

Ketua Baznas Kabupaten Pasaman, Syafrizal kepada Haluan, Selasa (11/4) membenarkan, masih banyak instansi pemerintah enggan membayarkan zakatnya ke lembaga badam amil resmi seperti Baznas. Padahal, kata dia, aturan tentang zakat ini sangat jelas.

"Aturan mengenai zakat ini sangat jelas. Ada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2013, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2014 bahkan di Pasaman, sudah ada perdanya, nomor 13 tahun 2007," kata Syafrizal.

Bahkan, kata dia, perintah berzakat sangat jelas dibunyikan didalam Al Quran. Bagi pihak yang enggan bahkan lalai membayarkan zakat, ganjarannya pun sudah sangat jelas.

"Selain diatur oleh undang-undang dan PP, berzakat juga merupakan rukun Islam. Perintah berzakat juga termuat dalam isi kandungan Al Quran, diantaranya surah At Taubah," katanya.

Ia menyebutkan, hingga periode Maret, sebanyak 151 instansi belum mengeluarkan zakat sama sekali. Instansi itu, kata Syafrizal, terdiri dari 92 SD, 15 SMP, 5 MTs, 13 SMA/SMK, 2 MAN dan 3 UPTD Pendidikan. 

"Kita sudah surati pihak terkait, namun hingga kini belum ada realisasinya. Tapi, kita berprasangka baik saja. Semoga tergerak hatinya untuk mengeluarkan zakat yang hanya sebesar 2,5 persen itu," katanya.

Akibatnya, kata Syafrizal, serapan dana zakat dari kalangan PNS kurang maksimal. Hingga periode Maret, penerimaan zakat baru mencapai Rp795 juta. Seharusnya ditriwulan pertama, dana zakat ditarget sebesar Rp1,2 miliar.

"Potensinya seharusnya sudah sebesar itu, dengan estimasi pengumpulan dana zakat sebesar Rp400 juta setiap bulannya. Kita menargetkan setahun potensi zakat kita di Pasaman capai Rp4,8 miliar," katanya.

Dana zakat, kata dia, akan didistribusikan kembali untuk program pengentasan kemiskinan di daerah itu. Hingga periode Maret, sebanyak Rp665 juta dana zakat sudah disalurkan untuk bantuan beasiswa, pemberian kursi roda, bantuan modal usaha.

"Biaya berobat bagi warga tidak mampu, bantuan jompo, bedah rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan bencana dan musafir. Bantuan itu terbagi dalam lima program Baznas, yakni program Pasaman sejahtera, Pasaman sehat, Pasaman cerdas, Pasaman peduli, dan Pasaman imtaq.," katanya. 

Ia pun berharap, pimpinan dimasing-masing instansi itu memahami Undang-Undang tentang zakat. Bahkan disebutkan, ada sanksi pidana, jika tidak mengindahkan aturan perundang-undangan tersebut. Demikian pula sanksi akhirat.

"Kita berharap mereka patuh, mengeluarkan zakat dan menyetorkan zakat lewat Baznas, lembaga resmi. Dana zakat yang terkumpul juga akan didistribusikan lagi kepada masyarakat yang membutuhkan," tukasnya. 

Hal senada juga sudah disampaikan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis. Ia memerintahkan agar seluruh SOPD, sekolah dan instansi lainnya taat mengeluarkan zakat. Dikatakan, surat edaran pun segera diterbitkan untuk dipatuhi semua pihak.

"Dari data yang saya terima, ternyata masih banyak instansi belum menyetorkan zakat ke Baznas. Kedepan, ini jangan terjadi lagi. Dana zakat itu digunakan untuk program pengentasan kemiskinan di daerah ini," katanya.

Bupati juga mengajak, seluruh lapisan masyarakat ber partisipasi aktif dalam mensukseskan pembangunan dan pengentasan kemiskinan, dengan menyetorkan zakat pribadi melalui lembaga amil resmi, seperti Baznas. 

"Masyarakat (mampu) juga harus ikut, aktif, mengentaskan kemiskinan, mensukseskan program pembangunan," katanya. (h/mg-yud)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,12 Desember 2016 - 19:20:42 WIB

    Aksi 1212 di Pasbar Diikuti Ratusan Jamaah, Wabup : Mari Kita Salat Subuh Berjemaah

    Aksi 1212 di Pasbar Diikuti Ratusan Jamaah, Wabup : Mari Kita Salat Subuh Berjemaah PASBAR,HALUAN-- Aksi 1212 dengan salat subuh berjamaah diikuti oleh ratusan umat sslam di Masjid Agung, Kabupanten Pasaman Barat (Pasbar) Senin (12/12) dini hari. .
  • Minggu,11 Desember 2016 - 17:52:31 WIB

    Aksi 1212, Ratusan Warga Pasbar Bakal Salat Subuh Berjemaah

    Aksi 1212, Ratusan Warga Pasbar Bakal Salat Subuh Berjemaah PASBAR,HALUAN—Dalam rangka Subuh Nasional 1212 atau spirit 212, ratusan umat islam di Kabupanten Pasaman Barat (Pasbar) akan melaksanakan salat subuh, dzikir dan tausiyah bersama yang akan digelar di Mesjid Agung Senin (12/.
  • Senin,19 September 2016 - 02:05:43 WIB

    121 ASN Pemko Naik Pangkat

    121 ASN Pemko Naik Pangkat PADANG PANJANG, HALUAN — Sebanyak 121 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang me­nerima SK kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2016, yang diserahkan Sekda Kota Padang Panjang, Edwar Juliartha di aula balai kota set.
  • Selasa,30 Agustus 2016 - 03:29:13 WIB

    SHU Koppas Talawi 2015 Rp217 Juta

    SHU Koppas Talawi 2015 Rp217 Juta SAWAHLUNTO, HALUAN — Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Talawi Sawahlunto, terus berupaya membesarkan diri dengan mempererat tali silaturrahmi dengan anggota maupun nasabah. Upaya itu dilakukan dengan menggelar dharmawisata b.
  • Jumat,29 Juli 2016 - 03:58:44 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan RPJMD 2016–2021

    PASAMAN, HALUAN — Me­lalui Sidang Paripurna, Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama memberikan pen­jelasan terhadap Ranperda tentang Rencana Pem­bangunan Jang­ka Menengah Dae­rah (RPJMD) Pasaman ta­hun 2016–2021, Senin .

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM