Di Solok Selatan, Ada Gua Batu Kapur Bernyanyi. Kok Bisa?


Rabu,12 April 2017 - 11:59:57 WIB
Di Solok Selatan, Ada Gua Batu Kapur Bernyanyi. Kok Bisa? Keindahan Gua Batu Kapal, Sangir Balai Janggo, Solok Selatan. JEFLI

SOLOK SELATAN, HALUAN - Gua Batu Kapal di Sangir Balai Janggo, Solok Selatan (Solsel) merupakan salah satu gua batu kapur 'bernyanyi' yang terbesar di Sumbar. Hal ini disampaikan praktisi geologi sekaligus pegiat pariwisata, Yulnofrins Napilus pada Haluan, Selasa (11/4). "Gua batu kapal ini memang lebih besar jika dibandingkan gua yang ada di Sumbar seperti gua ngalau di Payakumbuh dan Tanah Datar," ungkapnya.

Menurutnya, hal yang paling menarik dari gua batu kapal selain adanya aliran sungai yang pada waktu tertentu mengalir berlawanan arah didalam gua, juga terdapat banyak ruangan dan bertingkat-tingkat layaknya sebuah kapal. "Bahkan, ada satu ruangan yang bisa menghasilkan nada atau bernyanyi disana," tambahnya.

Nada yang dihasilkan imbuhnya, berasal dari batuan yang ada didinding gua dengan cara diketok-ketok. "Seperti nada alat musik talempong/canang khas minangkabau. Selain itu, rupa gua memang menyerupai kapal," terangnya.

Kendati demikian, katanya, tidak semua pengunjung bisa mengetok-ngetok dinding bebatuan tersebut. Sebab, hanya orang-orang tertentu saja yang diperkenankan. "Nanti setiap pengunjung yang datang mengetok, bisa-bisa suara lain yang muncul. Bisa saja ada mitos tertentu terkait nyanyian gua itu," tandasnya.

Sementara, tokoh masyarakat setempat, Basrial mengatakan setidaknya ada 10 ruangan berukuran besar ataupun ukuran kecil dalam gua itu, termasik ruangan batu 'bernyanyi'(canang). "Yang paling menakjubkan ada ruangan berukuran 10x9 meter dan cocok untuk ruang rapat dengan kapasitas untuk 100 orang," katanya.

Ia menambahkan, dilokasi sudah disediakan pemandu untuk mengitari isi gua bahkan sampai untuk sampai kepuncak gua. "Untuk sampai kepuncak gua ada jalan tapi untuk yang punya nyali dan keterampilan memanjat,"tukasnya.

Disamping itu, disekitar gua juga telah ada puluhan kios jual makanan dan jual baju."Kedepan kita akan bangun MCK. Alham dulillah, omset pedagang kalau hari libur mencapai Rp2-2,5 juta," katanya.

Sementara, Kasi Pengelolaan Kawasan Strategis dan Destinasi Kepariwisataan, Dinas Budaya dan Pariwisata Solsel, Aig Wadenko mengatakan bagi pengunjung pihaknya tidak merekomendasikan untuk dipukul-pukul sebab batunya rapuh. "Kemudian kita juga sudah cek puncaknya sama juga tidak rekomendasi buat panjat tanpa pengaman sebab bisa membahayakan pengunjung," ucapnya.

Setelah dilakukan survei, imbuhnya pihaknya telah menyampaikan pada Camat Sangir Balai Janggo serta kelompok masyarakat sadar wisata (pokdarwis) disana."Kalau bisa track menuju puncak tidak boleh di akses dulu karena batunya tajam dan rapuh. Teknik manjat anak-anak dsana masi belum tau makannya bagus kita waspada aja dari sekarang,"tandasnya.

Mengantisipasi hal itu, katanya, kita bersama pengurus cabang Federasi Panjat Tebing Solsel juga memberi tahu dengan memberikan simulasi bagaimana cara manjat yang aman."Bagi pengungjung yang ingin mencapai puncak gua," tutupnya. (h/jef)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM