Ribuan Massa GNPF MUI Demo di Padang Tolak Tempat Pembakaran Mayat


Senin,10 April 2017 - 19:14:58 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Ribuan Massa GNPF MUI Demo di Padang Tolak Tempat Pembakaran Mayat Massa GNPF MUI Gelar aks long march di Padang, Senin (10/4)

 PADANG, HALUAN - Sebanyak 2.500 masyarakat yang tergabung ke dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Sumbar melakukan aksi zikir di Masjid Agung Nurul Iman, Jalan M Yamin, Kecamatan Padang Selatan dan melakukan longmarch ke Masjid Muhammadan yang berada di kawasan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Senin (10/4).

 
Peserta aksi tersebut tidak hanya berasal dari Kota Padang, melainkan berbagai Kota lainnya di Sumatera Barat, seperti Payakumbuh, Bukittinggi, Agam, Solok, Kabupaten Solok, dan Dharmasraya dan Padang Panjang. Beberapa tuntutan peserta unjuk rasa yang mengenakan berbagai atribut tersebut diantaranya adalah meminta kepada pemerintah untuk menutup rumah pengabuan jenazah (krematorium) Himpunan Bersatu Teguh (HBT) yang berada di Jalan Pasar Borong III, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan.
 
Selain itu, mereka juga menolak pembangunan Rumah Sakit Siloam yang saat ini berganti nama menjadi Padang Landmark, penutupan tempat hiburan malam dan karaoke yang mempekerjakan anak di bawah umur. Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen GNPF MUI Sumbar, Muhammad Siddiq kepada sejumlah awak media di depan Masjid Muhammadan.
 
"Ranah Minang merupakan negeri yang menganut kuat asas 'Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah. Kita menuntut semua kafe yang mengundang kemurkaan Allah SWT dan menjajakan kemaksiatan, kami ingin ditutup. Kedua, tentang krematorium. Masyarakat Pasa Gadang banyak yang mengeluh agar tempat tersebut ditutup dan dipindahkan karena mengganggu keberagaman dan ketentraman antar umat beragama. Ketiga tentang Rumah Sakit (RS) Siloam yang menjadi pro dan kontra. Meskipun sudah berganti nama menjadi Padang Landmark, yang kita permasalahkan adalah investornya James Riyadi yang merupakan seorang misionaris internasional, umat islam menolak investasi James Riyadi. Investasi yang lain selama ini tidak kita permasalahkan, jika misi investasi mengarah kepada akidah, kami menolak," ucap Siddiq.
 
Siddiq menegaskan akan tetap berjuang agar implementasi ABS-SBK yang selama ini dianut oleh masyarakat Minangkabau benar-benar terwujud. "Tidak menutup kemungkinan adanya akan ada aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar dari aksi kali ini," katanya.
 
Terkait dengan dilaksanakannya aksi longmarch di depan Masjid Muhammadan yang berada tidak jauh dari krematorium HBT tersebut, Siddiq menjelaskan bahwa pihaknya ingin menunjukkan ke semua kalangan dan etnis bahwa kegiatan yang digelar dapat dilakukan secara damai dan tertib.
 
Namun, dirinya juga menyayangkan bahwa sebanyak 12 unit bus rombongan aksi bela islam Ranah Minang yang berasal dari Bukittinggi menyatakan batal ikut karena masalah perizinan. "Ini yang sangat kita sayangkan, karena hingga Minggu (9/4) malam pukul 23.59 WIB sudah menyatakan akan ikut ke Padang, tahunya pada pagi hari batal," tuturnya.
 
Demi mengamankan aksi tersebut, pihak kepolisian dalam hal ini Polresta Padang menerjunkan setidaknya 900 personil gabungan yang berasal dari Polsek  di wilayah hukum (wilkum) Polresta Padang dan sejumlah personil dari Dit Sabhara dan Sat Brimobda Polda Sumbar.
 
"Pengamanan kita lakukan di beberapa titik seperti di Masjid Agung Nurul Iman, beberapa jalan yang dilintasi peserta aksi, dan di kawasan Pasa Gadang," sebut Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz di lokasi aksi.(h/mg-adl)

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,01 September 2017 - 02:16:14 WIB

    Gempa Tengah Malam, Bagaimana Nasib Ribuan Penghuni LP di Padang?

    Gempa Tengah Malam, Bagaimana Nasib Ribuan Penghuni LP di Padang? PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 1.428 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Muaro Padang diungsikan dari blok sel penjara akibat gempa bumi yang terjadi di Sumatera Barat, Jumat (1/9/2.
  • Selasa,11 April 2017 - 09:07:01 WIB

    Ingin Job? Besok ada Job Fair dengan Ribuan Lowongan

    Ingin Job? Besok ada Job Fair dengan Ribuan Lowongan PADANG, HALUAN — Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustian (Disnakerin) bakal menggelar bursa kerja (job fair) pada 12-13 April m.
  • Kamis,29 Desember 2016 - 00:34:35 WIB

    Aturan Dianggap Merugikan, Ribuan Nelayan Sumbar Ancam Demo

    PADANG, HALUAN — Je­lang akhir tahun, nelayan Sumbar yang menggunakan bagan di atas 30 GT mulai resah. Keresahan dipicu ka­rena izin melaut mereka yang diberi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ting­gal hitunga.
  • Senin,19 Desember 2016 - 02:10:10 WIB
    GUBERNUR LEPAS MARATON 10K HBN

    Ribuan Orang Napak Tilas ke Tugu PDRI

    Ribuan Orang Napak Tilas ke Tugu PDRI PADANG, HALUAN — Guber­nur Sumatera Barat Irwan Pra­yitno, Minggu (18/18) melepas lari marathon 10k di depan Gubernur Sumbar, Jln. Sudir­man Padang. Sedangkan di Kabupaten Limapuluh Kota, ribuan wartga akan mengikuti Nap.
  • Kamis,01 Desember 2016 - 00:42:47 WIB
    HADIRI NUSANTARA BERSATU

    Ribuan Massa Serbu Lapangan Imam Bonjol

    Ribuan Massa Serbu Lapangan Imam Bonjol PADANG, HALUAN — Ribuan massa memenuhi Lapangan Imam Bonjol Pa­dang, Rabu (30/11) pagi. Massa tersebut berasal dari TNI, Polri, sejumlah orga­nisasi, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar dari tingkat Sekolah Menengah Pe.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM