Aktivitas Tambang Resahkan Warga


Senin,10 April 2017 - 11:08:39 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PAINAN, HALUAN – Aktivitas tambang galian C ilegal di sepanjang aliran Batang Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) semakin meresahkan warga setempat. Pasalnya, akibat penambangan itu, berdampak buruk terhadap lahan perkebunan dan pertanian warga, khususnya di kawasan Nagari Tigo Sepakat, Kecamatan Pancung Soal.

Warga kecewa, karena lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas penambangan tersebut. "Mereka semakin terang-terangan melakukan aktivitas tambang, tanpa menghiraukan dampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Kami menduga ada sejumlah oknum yang bermain, sehingga meski dinyatakan ilegal, mereka tetap berani melakukan aktivitas penambangan tersebut," terang Anto (48), warga setempat.

Sebelumnya, sekitar 500 meter lahan milik masyarakat yang berada di pinggiran Batang Inderapura, menjadi terban dan longsor akibat aktivitas tambang milik CV Mutia Anugerah. Terkait hal itu, dalam waktu dekat, ia berencana akan melaporkan kejadian itu ke pihak kabupaten untuk segera dilakukan penertiban aktivitas ilegal tersebut.

"Dampaknya sangat jelas merugikan lingkungan. Sebab, sepanjang 20 meter aliran sungai sudah mengalami pergeseran. Jika tidak segera dihentikan, maka dampaknya akan bertambah parah lagi. Saya minta pihak penegak hukum segera turun kelapangan dan melakukan penertiban," ujarnya.

Sementara itu, Junaidi selaku Camat Air Pura, ketika dihubungi Haluan, membenarkan aktivitas yang sudah meresahkan tersebut. Dalam waktu dekat, ia akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik izin CV Mutia Anugerah tersebut, untuk menentukan titik koordinat penambang yang pasti.

"Ya, nanti akan kita panggil pemiliknya, supaya jelas dimana letak titik koordinat yang seharusnya mereka ambil," sebutnya.

Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, sudah banyak lahan masyarakat yang terban ke sungai akibat aktivitas tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyikapi persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.

"Kalau terus dibiarkan, maka kemungkinan besar batang air akan berubah arah. Secara langsung akan berdampak buruk terhadap lahan cetak sawah baru yang ada di Nagari Inderapura Timur," tutupnya. 

Dihubungi terpisah, Gusti Erlina pimpinan CV. Mutia Anugerah diketahui sebagai pemilik tambang di Nagari Tiga Sepakat Inderapura, Kecamatan Pancang Soal, kabupaten Pessel, tidak mengangkat teleponnya. (h/mg-kis)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,05 Juni 2017 - 15:48:08 WIB

    Aktivitas Galian C di Sungai Naras Kembali Marak

    Aktivitas Galian C di Sungai Naras Kembali Marak PADANG PARIAMAN, HALUAN - Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Padang Pariaman, Rianto, mengajak masyarakat yang tinggal di sepajang aliran Sungai Batang Naras, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, untuk t.
  • Senin,21 November 2016 - 00:14:03 WIB

    Informasi Aktivitas Gunung Kerinci Tak Update

    SOLSEL, HALUAN — Badan Pe­nanggu­langan Bencana Daerah (BP­BD) Solok Selatan (Solsel) meng­harapkan Kepala Pos Pemantau Gunung Kerinci lebih kooperatif dan selalu memberikan informasi saat terjadi perubahan aktivitas gu.
  • Jumat,29 Januari 2016 - 03:45:27 WIB

    Kawasan Los Ikan Basah Sepi Aktivitas

    SOLOK, HALUAN — Kawasan los ikan basah yang berada di pinggir Batang Lembang pasar Solok kini sepi dari aktivitas pedagang ikan, karena banyak yang pindah ke jalan lingkar pasar-Koto Panjang. Padahal los ikan itu sudah diba.
  • Jumat,22 Januari 2016 - 03:01:39 WIB

    Aktivitas Tambang Galian C Ditertibkan

    Aktivitas Tambang Galian C Ditertibkan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Masyarakat Lu­buak Aluang memberikan apresiasi kepada Pejabat Bu­pati Padang Pariaman, Ros­nini Savitri. Karena menurut masyarakat, pemerintah sa­ngat peduli dan menyikapi terhadap aspirasi mas.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM