Di Agam, Warga Bekerjasama dengan Burung Hantu Berantas Hama


Jumat,07 April 2017 - 13:53:30 WIB
Di Agam, Warga Bekerjasama dengan Burung Hantu Berantas Hama Rumah burung hantu di Kabupaten Agam

oleh: Kasra Scorpi

 

Bagi petani Kabupaten Agam tikus merupakan hama menjengkelkan, apalagi pada daerah endemik tikus di wilayah Agam Barat dan sekitar Danau Maninjau. Hewan pengerat itu hampir setiap tahun menyerang padi, sementara upaya pemberantasan dengan peracunan dan perburuan tidak mempan, sehingga sejak sepuluh tahun terakhir dikembangkan predator tikus alami yakni burung hantu jenis tyto alba atau yang dikenal dengan burung hantu putih.
 

Untuk itu sejak pada masa Bupati Agam Aristo Munandar telah dilepas ratusan ekor tyto alba ke alam lepas. Tak hanya itu, rumah tempat tinggal dan tempat berkembang biaknya juga dibangun di sekitar Danau Maninjau, terutama pada Nagari Koto Kaciak.
 

Koordinator Pengamat Hama Kabupaten Agam, Asmardi mengatakan, Balai Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat turut mendukung pemberantasan hama dengan memelihara burung hantu. Hal itu terlihat dengan diberikannya bantuan dua unit rumah burung hantu yang segera dipasang pada lahan milik Kelompok Tani Barek Sapikua dan Kelompok Tani Banda Kapeh, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya.
 

“Tujuan pengadaan rumah burung agar predator tikus itu menetap di lokasi sekitar rumahnya. Lalu untuk memudahkan melakukan pelestarian, pengawasan dan penjagaan dari gangguan tangan-tangan jahil yang menggunakan senapan angin,” terangnya.
 

Untuk mengundang burung hantu tinggal di rumah bantuan itu, dilakukan pemancingan dengan beberapa ekor tikus. Sementara penempatan rumahnya diletakan di lokasi yang banyak pepohonan.
 

Nagari Koto Kaciak sendiri telah memiliki Peraturan Nagari tentang pelestarian burung hantu yang pelaksanaanya melibatkan masyarakat luas dan kelompok tani.


Perna itu juga didukung Pemkab Agam turut menganggarkan dana pada APBD-nya untuk pengadaan burung hantu, selain itu juga akan memberikan pelatihan pemeliharaan burung hantu kepada masyarakat.
 

Saat ini populasi burung hantu pada kawasan endemik tikus Agam Barat meliputi kecamatan Tanjung Raya, Lubuk Basung, Ampek Nagari dan Palembayan. Diperkirakan telah mencapai ribuan ekor, populasi itu masih perlu ditingkatkan untuk mencapai keseimbangan dengan alam lingkungannya.



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM