LKAAM Sawahlunto Didukung penuh Pemko


Jumat,07 April 2017 - 10:30:26 WIB
Reporter : Tim Redaksi

SAWAHLUNTO,  HALUAN- Keberadaan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) sangat berperan dalam pelestarian adat dan pengembangan seni budaya, terutama pada saat ini dimana perkembangam zaman dan kemajuan kota bisa saja menjadikan para generasi muda,  anak kemenakan dan masyarakat melupakan apa saja yang menjadi hak dan kewajiban serta larangan dan pantangan yang boleh atau tidak boleh dilakukan sesuai syariat agama dan adat.

Di Kota Sawahlunto contohnya,  semenjak menasbihkan diri menjadi kota wisata tambang yang berbudaya tentu akan banyak tantangan yang akan dihadapi seiring banyaknya orang ataupun budaya yang masuk ke 'Kota Arang' ini. Mungkin tidakk mungkin, pasti atau tidak pasti tentu membawa dampak yang beragam baik positif maupun dampak negatif.

" Bersyukurlah kita yang tibggal di Minangkabau ini,  hidup masyarakat yang berfilosofi Adat Basandi sarak,  sarak basandi kitabullah,  menjadikan masyarakatnya mampu hidup tentram yang sesuai dengan pedoman agama Islam dan juga sesuai dengan norma adat yang berlaku, " kata Ketua LKAAM Kota Sawahlunto,  Drs. Adi Muaris Khatib Kayo saat dijumpai Haluan,  beberapa waktu lalu.

Ketua LKAAM Adi Muaris menilai,  pembangunan yang telah berjalan dan yang tengah berlangsung saat ini,  pada hakikatnya sudah sesuai dengan apa yang menjadi harapan bersama,  kendati masih ada beberapa pembangunan yang belum terlaksana dengan baik. Namun lanjutnya,  untuk pembangunan bidang mental dan pelestarian adat serta budaya,  pemerintah kota Sawahlunto sudah sangat mendukung apa yang telah menjadi fungsi dan tugas LKAAM termasuk Kerapatan Adat Nagari (KAN)  di 10 nagari yang ada di kota ini.

"Selain memberikan pembinaan kepada ninik mamak pengurus KAN di 10 nagari,  pemko juga memberikan perhatian untuk pembangunan fisik bangunan KAN yang ada, " ujarnya.

LKAAM sebagai benteng generasi muda terkait perkembangan zaman,  Adi Muaris sangat setuju akan hal itu. LKAAM bersama KAN yang ada senantiasa intropeksi diri dalam melakukan pembinaan dan pengajaran kepada para keponakan dan masyarakat nagari masing masing. LKAAM bersama pemerintah kota terus secara berkesinambungan melakukan pembinaan kepada ninimak mamak di sepuluh nagari dikota ini sehingga peran dan tugas ninik mamak itu akan semakin jelas dihadapan warga dan juga keponakannya.

"Tugas dan fungsi didalam sukunya,  Kapai tampak batanyo,  kapulang tampek babarito, kusuik manyalasaikan dan karuah nan kamanjaniahkan, " ungkap mantan Labag Kesar setdako ini.

Fungsi dari niniak mamak ini lebih digiatkan di salingka nagari sehingga bisa dipahami dan diamalkan. Sebelum ninik mamak menjadi contoh lanjutnya,  para ninik mamak ini juga harus lebih dulu menerapkan apa yang menjadi contoh untuk kemenakannya seperti menyuruh salat dan mengaji,  ninik mamak tidak hanya sekedar mengajak tapi juga harus bisa melaksanakannya sehingga warga dan kemenakanya bisa tergugah untuk mengikuti. Untuk lebih meningkatkan peran itu sebutnya,  LKAAM bersama KAN yang ada juga menggagas ide menyelenggarakan MTQ antar ninik mamak dan bundo kanduang sepuluh nagari yang ada." Intinya ninik mamak juga harus bisa dan mampu melaksanakan apa yang dihimbaukan didalam sukunya, " terangnya.

Keberhasilan pembangunan dan pelestariam adat dan budaya di Sawahlunto saat ini,  tidak terlepas dari peranan pemerintah kota yang senantiasa berkolaborasi dan melibatkan LKAAM dan KAN di setiap pembangunan yang akan dilaksanakan,  terlebih dengan meminta masukan dari pengurus KAN karena ia menilai,  jika tidak ada koordinasi tentu apa yang ingin dilajukan tidak akan jalan.

Satu lagi yang saat ini membuat keberadaan LKAAM dan KAN semakin kuat di Sawahlunto adalah dengan melibatkannya dalam Musyawarah Nagari (Musri) yang digagas oleh Forkopimda Sawahlunto. Didalam Musri KAN dilibatkan untuk menyelesaikan setiap persoalan yang ada termasuk memberikan masukan masukan terkait pembangunan yang akan dilakukan. (h/rki)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,17 Maret 2016 - 03:40:18 WIB

    Ramlan Nurmatias: Peran LKAAM Sangat Penting

    Ramlan Nurmatias: Peran LKAAM Sangat Penting BUKITTINGGI, HALUAN — Lem­baga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau (LKAAM) merupakan suatu lembaga yang memiliki peran sangat penting ditengah tengah masyarakat. Keberadaan LKAAM hendaknya bisa mengayomi anak kemenakan guna m.
  • Rabu,30 Desember 2015 - 02:17:33 WIB

    Mukhlis R Terpilih Jadi Ketua LKAAM Periode 2015-2020

    PARIAMAN, HALUAN —Setelah menjalani sidang Pleno ke-4, Mu­khlis R terpilih kembali sebagai Ketua LKAAM Kota Pariaman Periode 2015-2020 secara musyawarah mufakat sesuai dengan tuntunan dari adat Minangkabau, bulek aie dek.
  • Rabu,23 Desember 2015 - 02:26:55 WIB

    Polres Libatkan LKAAM Atasi Masalah di Nagari

    Agam, Haluan — Ka­polres Agam, AKBP Eko Budhi Purwono menga­ta­kan, pihak kepolisian akan menjalin kerjasama dengan Lem­baga Kerapatan Adat Alam Minang­kabau (LKAAM) Agam dalam me­­na­ngani masalah ke­ama­nan dan .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM