Toleransi Umat Beragama di Pasaman Terjaga


Kamis,06 April 2017 - 10:44:52 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PASAMAN, HALUAN - Kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Pasaman, terus terbina dan terjaga dengan baik. Hal itu tidak terlepas dari wujud toleransi yang terjalin antar pemeluk umat di daerah itu.

Setidaknya, tiga pemeluk umat beragama mendiami daerah itu, dimana Islam sebagai pemeluk mayoritas disusul Kristen Protestan sebanyak 1.560 jiwa atau 260 KK dan Khatolik sebanyak 168 jiwa atau 36 KK. Dengan wilayah sebaran di Panti, Lubuksikaping dan Tigonagari.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pasaman, Ustadz Efendi Sanusi mengatakan, bahwa masyarakat, antar pemeluk beragama, di daerah itu tidak terpengaruh dengan kondisi kekinian dinegeri ini yang tengah memanas karena isu sara. 

"Alhamdulillah, kita di Pasaman tidak berpengaruh isu yang tengah memanas karena kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI, baik isu 212 maupun yang terakhir, 313," kata Efendi saat bertemu Bupati setempat, Rabu (5/4) di ruangannya.

Pertemuan itu sendiri dihadiri 13 pengurus FKUB. Dari agama Khatolik diwakili Pendeta Moris Marpaung. Sementara Protestan, diwakili Tumpal Manurung. Turut hadir, Asisten I pemerintahan, Dalisman, Kabag Kesra Edi Erman.

Ia mengatakan, kondisi yang memanas di Jakarta dan daerah lainnya di Indonesia, tidak berimplikasi bagi masyarakat di Pasaman. Dikatakan, masyarakat hidup berdampingan meski berbeda keyakinan.

"Toleransi kita kuat, belum pernah ada konflik. Disini ada dua rumah ibadah umat Kristiani, yakni Gereja Khatolik dan HKBP di Panti. Itu berdampingan dengan masjid, dan hidup rukun," katanya.

Untuk meningkatkan tali persaudaraan dan toleransi antar umat beragama, rencananya kata dia, FKUB akan meningkatkan pemantauan dengan pemetaan umat beragama lainnya di wilayah itu.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan melakukan dialog antar pemuda pemudi lintas agama guna meningkatkan toleransi antar pemeluk agama satu sama lainnya. 

"Banyak masalah timbul dari pemuda. Nah, jika mereka sudah kita ajak untuk berdialog, maka tingkat kerawanan sosial itu dapat dicegah," katanya

Pihaknya, kata dia, juga akan mengadakan orientasi terhadap para tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama, dengan topik akan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama. 

"Kita juga akan mengadakan workshop lintas agama, agar lebih mematangkan lagi akan pentingnya hidup berdampingan antar pemeluk agama dengan aman dan damai," ujarnya.

Terakhir, kata dia, dalam waktu dekat FKUB setempat akan melakukan kunjungan wisata rohani ke taman wisata iman di Sidikalang, Provinsi Sumatera Utara. "Disitu, kami akan meninjau secara langsung kerukunan hidup umat beragama, yang terjalin dengan baik," imbuhnya. 

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis menyambut baik kedatangan para pengurus FKUB tersebut. Menurutnya, pertemuan itu kali pertama dilakukan sejak ia jadi bupati didaerah itu. 

"Sejak berdiri ini adalah pertemuan pertama kali kita. Untuk FKUB, saya haturkan banyak terima kasih karena telah membina kerukunan dan toleransi beragama di Pasaman," katanya. 

Ia mengatakan, meski terdapat keyakinan berbeda, namun kerukunan antar umat beragama di Pasaman terbina dengan baik, aman dan tentram, karena toleransi juga terjalin dengan baik. 

"Kedamaian dan toleransi harus terus dipupuk demi keutuhan NKRI. Toleransi terjalin, kerukunan terwujud," katanya.

Dikatakan, dialog antar umat beragama harus terus dipupuk, guna menjaga persatuan dan kesatuan. Islam, sebagai agama mayoritas, kata dia, harus mengayomi setiap pemeluk agama lainnya. 

"Dan, alhamdulillah di Pasaman, umat Islam, Protestan dan Khatolik bisa hidup saling berdampingan satu sama lainnya. Kondisi ini harus terus dipertahankan," katanya.

Ia pun membuka pintu selebar-lebarnya terhadap pengurus FKUB untuk bersilaturrahmi dengan dirinya selaku kepala daerah, kapan pun waktunya. Pesan pun Ia titipkan, agar FKUB bersama pemda turun bersama memerangi pekat dan maksiat. 

"Pekat, baik judi, miras dan tindak asusila harus diperangi bersama. Keberadaan pakter (kedai tuak) harus ditekan. Pengunjungnya pun harus dibatasi, demikian pula jam operasionalnya," katanya. (h/mg-yud)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM