Bupati Pasbar Ancam Kepala Jorong yang Berlaku Tidak Adil


Jumat,31 Maret 2017 - 18:49:50 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Bupati Pasbar Ancam Kepala Jorong yang Berlaku Tidak Adil Syahiran Bupati Pasbar didampinggi Sekda Pasbar Manus Handri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Edi Busti dan rombongan saat peresmian Jorong Tanjung Babolik kecamatan Sungai Aur Kemaren. (IDENVI SUSANTO)

PASBAR, HARIANHALUAN.COM--Carut-marut dinamika kepemimpinan kepala jorong yang ada di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) akhir-akhir ini menjadi keprihatinan yang mendalam bagi Bupati Pasbar H. Syahiran.

 

Berbagai ketidakadilan yang dialami masyarakat terutama masyarakat miskin di Pasbar dalam hal pemerolehan pelayanan dan bantuan sosial mengundang empati dan menjadi sorotan.

 

Hal itu yang disampaikan saat melakukan peresmian jorong Tanjung Babolik sekaligus pelantikan 4 orang kepala jorong yakni kepala jorong  Sungai Aua, Sungai Tanang, Simpang Gadang dan kepala jorong Tanjung Babolik nagari Sungai Aur Kecamatan Sungai Aur, Jumat (31/3).

 

Ia menegaskan bahwa dirinya akan memberhentikan kepala jorong di Pasbar yang tidak siap untuk berlaku adil dalam melayani masyarakat.

 

"Saya sering mendengar adanya laporan dari masyarakat bahwa ada masyarakat miskin yang tidak mendapat Raskin yang seharusnya menjadi haknya. Pembagian beras miskin yang tidak tepat sasaran sering dilakukan oleh opnum kepala jorong. Beras miskin seringkali kebanyakan hanya dibagikan oleh oknum kepala jorong untuk keluarganya saja" ujar Syahiran.

 

Syahiran melanjutnya, akan memberhentikan oknum kepala jorong yang bersikap demikian.

 

Kondisi keuangan yang tidak stabil, pendapatan keluarga yang seringkali tidak mencukupi kerap melanda masyarakat yang hidup dibawah angka garis kemiskinan. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya seorang kepala jorong selaku ujung tombak pemerintahan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk benar-benar mengemban tugasnya dengan baik.

 

"jangan ada lagi unsur family. Semua masyarakat harus dipandang sama dan jangan beda-bedakan mereka dalam memberikan pelayanan dan pemberian bantuan sosial" tegasnya.

 

Lebih jauh beliau menjelaskan bahwa, berbagai upaya pemerintah daerah dalam hal pengentasan kemiskinan yang diimplementasikan dalam program empat kali seribu yakni: rehab 1000 rumah tidak layak huni, 1000 jamban untuk keluarga miskin, 1000 sambungan listrik dan 1000 saluran air bersih untuk keluarga miskin harus terealisasi dengan baik.

 

"saya ingin kepala jorong bekerja dengan baik dan mendukung program pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan tersebut. Layani masyarakat dengan baik. Aktif dalam kegiatan sosial. Peka terhadap lingkungan dan segera laporkan jika ada peristiwa tertentu yang membutuhkan penanganan serius" sebutnya.

 

Syahiran menegaskan bahwa dirinya bertekad akan mempertahankan kepala jorong yang benar-benar mampu mengabdikan diri bagi masyarakat dengan baik dan berprestasi.

 

"Jabatan adalah amanah, serendah apa pun itu. Jangan sekali-kali bermain dengan jabatan. Kalau rasanya tidak sanggup, silahkan mengundurkan diri" Syahiran mengakhiri. (h/idn)

 

 

Editor; Rivo Septi Andries

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM