Informasi Kebencanaan di Sumbar Dinilai Masih Kurang


Selasa,21 Maret 2017 - 10:49:47 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PADANG, HALUAN – Sumbar disebut-sebut sebagai supermarket bencana. Semua ancaman bahaya bencana ada di Sumbar. Sebut saja banjir, longsor, gempa bumi, dan bahkan ancaman paling menakutkan tsunami.

Namun, sejuah ini ketersedian informasi kebencanaan masih terasa kurang. Sehingga dibutuhkan mitra yang dapat memberikan informasi kebencanaan yang cepat dan akurat guna mengurangi dampak kerusakan dan kerugian akibat bencana yang disebabkan bencana terutama akibat perubahan cuaca.

Guna memenuhi kebutuhan informasi ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan penandatanganan dengan BadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Senin (20/3), di Teluk Bayur.  Perjanjian kerjasama tersebut dilakukan bersamaan dengan diresmikannya Gedung Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Penandatangani perjanjian kerjasama dilakukan dalam beberapa bidang diantaranya, pemanfaatan informasi gempa bumi, peringatan dini tsunami, peringatan dini cuaca ekstrim, kemarau panjang, titik panas (hotspot), kabut asap, dan informasi tinggi gelombang laut yang berbahaya.

Kepala BMKG Pusat, Andi Eka Sakya, mengatakan, BMKG akan selalu memberikan informasi yang cepat dan akurat tentang peringatan cuaca di Sumbar. Dengan informasi yang cepat akan mengurangi dampak bencana. “Untuk informasi harus cepat diterima masyarakat. Saya juga meminta agar pegawai memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya Andi Eka Sakya dalam sambutannya.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno,  mengatakan, informasi dari BMKG penting. Dengan informasi yang diberikan BMKG, Pemprov pun dapat mengambil kebijakan dan ditindaklanjuti untuk meminimalisir kerusakan dan kerugian akibat bencana. “Bagaimanapun selain memberikan informasi kepada unsur pemerintah, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur juga memberikan informasi untuk semua pihak, terutama pihak terkait yang usahanya terkait langsung dengan kemaritiman,” kata Irwan.

Informasi BMKG juga jadi pedoman banyak pihak. Selain memberikan informasi secara periodik kepada masyarakat Sumbar informasi BMKG juga bermanfaat untuk Pelindo, nakhkoda, atau siapa saja yang berusaha di laut. "Berikan informasi secara utuh kepada semua stakeholder dan masyarakat. Jangan tertutup. Semua informasi BMKG bermanfaat,” ungkapnya. (h/isr)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,06 Juni 2017 - 11:33:12 WIB

    Ditetapkan Sebagai Informasi Publik, Dokumen Tambang Harus Dibuka

    Ditetapkan Sebagai Informasi Publik, Dokumen Tambang Harus Dibuka PADANG, HARIANHALUAN.COM – Setelah menempuh serangkaian proses mediasi di Komisi Informasi (KI) Sumbar,tahap penyelesaian sengketa informasi antara LBH Padang dengan Pemprov Sumbar terkait dokumen perizinan tambang, akhirny.
  • Jumat,16 September 2016 - 04:30:41 WIB

    Dharmasraya Pantas jadi Kabupaten Keterbukaan Informasi

    Dharmasraya Pantas jadi  Kabupaten Keterbukaan Informasi DHARMASRAYA, HALUAN — Kabupaten Dharmasraya memperoleh dua anugerah dalam Pemeringkatan Badan Publik se Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar Ko­misi Informasi (KI) Sumbar beberapa waktu lalu..
  • Selasa,13 September 2016 - 03:07:51 WIB

    Diniyyah Putri Juara Keterbukaan Informasi

    Diniyyah Putri Juara Keterbukaan Informasi PADANG PANJANG, HALUAN — Sebagai sebuah yayasan pendidikan agama puteri tertua di Sumatera Barat, Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang terus berbenah untuk pening­katan kualitas pendidikan di perguruan itu..
  • Senin,11 Januari 2016 - 03:08:08 WIB
    Wifi Tak Aktif

    Shelter Informasi Terkesan Gagah-gagahan

    Shelter Informasi Terkesan Gagah-gagahan Payakumbuh, Haluan — Setelah dibangun dengan menggunakan anggaran ta­hun 2015 lalu , sampai saat ini keberadaan Shelter In­formasi yang dibangun oleh Dinas Perhubungan Ko­mu­nikasi dan Informasi tidak bisa berfungsi. .
  • Rabu,16 September 2015 - 19:16:22 WIB

    Sistem Informasi Wakaf Online Terkendala Jaringan

    PASAMAN, HALUAN — Implementasi program Sistem Informasi Wakaf (Siwak) yang diluncurkan oleh Kementerian Agama, tidak dapat dijalankan di Kabupaten Pasaman karena terkendala jaringan internet.

    Kepala Kemenag Pasa.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM