Pasien Mengeluh Kehabisan Obat di Puskesmas


Senin,20 Maret 2017 - 17:09:20 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PASBAR, HALUAN -- Beberapa puskesmas di Pasaman Barat kehabisan stok obat dengan item atau merek obat tertentu. Sehingga pasien yang berobat ke puskesmas kecewa karena tidak diberikan obat yang cocok atau dicarikan obat pengganti.

Salah seorang pasien yang berobat ke Puskesmas Kajai, Putra mengaku kecewa karena setelah dia diperiksa dan dinyatakan demam. Namun, ketika hendak memberikan resep obat pihak puskesmas mengaku stok obat sudah habis dan diganti dengan obat yang lain dan puskesmas mengaku fungsi obatnya sama.

"Orang puskesmas bilang jika stok obat bulan ini sudah habis. Saya kecewa, masak obat bisa habis pula. Bagaimana pasien bisa sembuh kalau begitu kondisinya,"kata Putra.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh pasien yang berobat ke Puskesmasi Aia Gadang, Eni. Menurutnya, obat yang diberikan oleh puskesmas tidak sama ketika dia berobat beberapa waktu yang lalu, padahal dengan penyakit yang sama. "Mereka bilang obat merek itu belum datang. Padahal saya cocoknya dengan obat yang merek itu,"jelas Eni.

Eni berharap, stok obat untuk puskesmas bisa secepatnya datang sehingga pasien tidak perlu kecewa lagi jika berobat ke puskesmas. Apalagi, puskesmas sebagai tempat berobat yang pertama sekali bagi masyarakat yang ada di nagari.

Salah seorang tenaga kesehatan di salah satu puskesmas yang tidak mau disebutkan namanya, stok obat habis karena pasien yang berobat ke puskesmas juga naik draktis. Biasanya pasien berobat hanya 25 orang se hari, sekarang bisa naik mencapai 50 orang. Dengan bertambahnya pasien obat juga cepat habis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pasbar Haryunidra mengakui jika stok obat di puskesmas habis. Namun, hanya beberapa item obat saja yang habis dan bisa diganti dengan obat alternatif atau fungsi sama dengan merek berbeda.

"Misalnya obat sakit kepala kan banyak ragamnya, kalau misalnya pasien biasa mengkonsumsi obat dengan mereka A sekarang kita beri dengan merek B tapi pungsi sama,"kata Haryunidra.

Ia menambahkan, biasanya awal tahun stok obat sering habis karena beberapa faktor salah satunya proses produksi obat dan keterlambatan pendatangan obat dari luar negeri. Namun, kondisi ini tidak akan berlangsung lama, karena diperkirakan April obat-obat tersebut akan datang.

"Paling lama bulan April stok obat kita datang. Yang jelas kita akan carikan solusinya. Pasien tidak boleh terlantar karena stok obat mandek. Karena kita akan carikan terus solusinya,"tutup Haryunidra. (h/ows)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM