Petani Pasbar Diminta Waspadai Pupuk Oplosan


Senin,20 Maret 2017 - 10:58:09 WIB
Petani Pasbar Diminta Waspadai Pupuk Oplosan Petugas kepolisian di Semarang mengamankan pupuk Oplosan. Kini di Pasaman Barat, pemerintah sudah meminta petani untuk waspada dengan pupuk oplosan

PASBAR, HALUAN - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengingatkan petani untuk mewaspadai pupuk oplosan, kendati saat ini peredarannya belum ada yang terungkap.

"Meskipun saat ini belum ada yang terungkap, petani tetap harus hati-hati dan waspada karena saat ini sudah musim tanam padi," tutur Bupati Pasaman Barat, Syahiran melalui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Memizesmita kepada Haluan, Minggu (19/3).

Memizesmita mengatakan, petani harus bisa membedakan mana pupuk yang asli dan mana yang oplosan. Secara kasat mata, sebutnya, pupuk oplosan ini mirip dengan aslinya. Namun, ada perbedaan yang bisa ditemukan.

"Butiran pupuk oplosan yang jika diremas akan langsung hancur. Pupuk oplosan juga disebut mudah larut dalam air sementara pupuk asli jika dimasukkan ke dalam air akan mengendap sementara," katanya.

Memizesmita menyebutkan, petani juga harus bisa membedakan warna pupuk. Jangan mudah tertipu dengan warna yang menarik saja.

"Kalau petani ragu, bisa dikoordinasikan dengan dinas terkait atau petigas lapangan sebelum digunakan. Dampaknya tentu beragam sampai produktivitas menurun nantinya," katanya.

Apalagi Pasaman Barat saat ini sedang melakukan penanaman padi serentak di 11 kecamatan yang ada seluas 435 hektare.

Memizesmita juga menjelaskan, tanam padi serentak tersebut dilakukan untuk me­motivasi petani untuk ber­cocok tanam dengan baik sehingga target swasembada pangan nasional akan lebih cepat tercapai dengan cepat.

"Kami berkomitmen terus meningkatkan produksi padi dalam rangka menjamin swasembada pangan dan mendukung program upaya khusus peningkatan pangan. Untuk 2017 kami sudah menargetkan luas tanam bertambah sekitar 6.612 hektare," ujarnya. (h/mg-idn)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM