Februari 2017, Nilai Ekspor Sumbar Naik 84,72%


Sabtu,18 Maret 2017 - 02:40:24 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PADANG, HALUAN—Nilai ekspor Sumatera Barat (Sumbar) yang seluruhnya berasal dari komoditas nonmigas pada Februari 2017 naik sebesar 10,92 persen daripada nilai ekspor padas Januari 2017. Sementara itu, apabila dibandingkan dengan periode Februari 2016, nilai ekspor Sumbar pada Februari 2017 naik sebesar 84.72 persen.

Data itu disebutkan oleh Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Teguh Sugiyarto di kantornya, Jl. Khatib Sulaiman No. 48, Padang, Jumat (17/3). Ia mengutarakan, nilai ekspor kumulatif Sumbar pada Januari—Februari 2017 tercatat 24,75 juta Dolar AS naik sebesar 86,01 persen daripada nilai ekspor komulatif pada Februari 2016.

"Ekspor nonmigas bulan Februari 2017 terjadi pada beberapa golongan barang. Nilai terbesar adalah golongan lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 146,01 juta Dolar AS diikuti golongan karet dan barang dari karet sebesar 52,57 juta Dolar AS, dan bahan bakar mineral sebesar 6,77 juta Dolar AS," ujar Teguh.

Apabila dilihat peranan golongan barang terhadap total ekspor pada Januari-Februari 2017, kata Teguh, tercatat 68,41 persen di antaranya merupakan ekspor dari golongan lemak dan minyak hewan/nabati, sedangkan golongan karet dan barang dari karet memberikan peran sebesar 22,77 persen.

Sementara itu, kata Teguh, untuk ekspor nonmigas Sumbar pada Februari 2017 terjadi di beberapa negara tujuan dengan nilai ekspor terbesar adalah ke negara India sebesar 56,44 juta Dolar AS, ke negara Amerika Serikat sebesar 50,42 juta Dolar AS, dan Singapura sebesar 23,78 juta Dolar AS. Sementara itu, nilai ekspor ke negara Spanyol, Tiongkok, dan Myanmar masing-masing sebesar 20,43 juta Dolar AS, 17,98 juta Dolar AS, dan 11,99 juta Dolar AS.

"Selama periode Januari—Februari 2017 ekspor ke negara India memiliki peran yang terbesar terhadap total ekspor Sumbar, yaitu sebesar 34,41 persen, berikutnya ekspor ke Amerika Serikat memberikan peran sebesar 18,65 persen, Singapura 10,04 persen, dan Tiongkok 7,08 persen. Dengan demikian, selama Januari—Februari 2017 peran total ekspor ke empat negara tersebut sebesar 70,18  persen," tutur Teguh.

Ekspor senilai 223,38 juta Dolar AS pada Februari 2017, kata Teguh, semuanya berasal dari pelabuhan muat Teluk Bayur, sedangkan dari pelabuhan muat Bandara Internasional Minangkabau tidak ada sama sekali.

"Ekspor pelabuhan muat Teluk Bayur meningkat sebesar 10,92 persen dibanding bulan sebelumnya dan meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni naik 84,72 persen,” ucap Teguh. (h/win)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,04 Maret 2016 - 02:43:40 WIB

    Inflasi Sumbar Februari 2016 Meningkat Signifikan

    PADANG, HALUAN — Laju inflasi Sumatera Barat (Sumbar) pada Februari 2016 meningkat signifikan. Tercatat laju inflasi bulanan Sumbar pada periode tersebut sebesar 0,73 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan Januari 201.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM