Penyegelan Kantor Walnag Berlanjut


Rabu,15 Maret 2017 - 09:10:20 WIB
Reporter : Tim Redaksi

DHARMASRAYA, NALUAN – Sudah hampir dua hari, Kantor Walinagari Tiumang masih disegel oleh warga. Segel yang berupa plang kayu, tak kunjung dibuka hingga Senin (13/3). Mediasi yang dilakukan oleh Pemkab Dharmasraya, belum menemukan titik terang. Dampaknya, aktivitas di kantor itu terganggu.

Walinagari Tiumang Syafrizal menjelaskan, penyelesaian masalah diharapkan tuntas sehingga tidak berlarut-larut dan berkepanjangan. Aksi penyegelan yang sudah berlangsung dua hari itu juga membuat warga risih lantaran pelayanan terganggu. Misalnya, pengurusan surat keterangan miskin, kepengurusan KTP dan lain sebagainya. "Sementara layanan dialihkan dulu di Kantor Camat," sebutnya.

Ia menambahkan, prosedur pengangkatan dilaksanakan sesuai Perbup Nomor 16 tahun 2016. Penyeleksian dilakukan melalui panitia seleksi. "Jadi, tidak benar isu berkembang tentang pengangkatan kepala jorong bernuansa nepotisme. Di nagari ini ada empat jorong yang sudah dipilih kepala jorongnya," paparnya.

Memang, penyegelan merupakan buntut dari kericuhan proses pemilihan atau penjaringan kepala jorong. Tokoh masyarakat  Tiumang yang juga mewakili aksi kelompok, Zulkifli menyebutkan, Walnag tak mengindahkan aspirasi masyarakat. Sehingga, aksi spontan tidak bisa dibendung. "Aksi ini karena warga tidak puas terkait pelantikan dan pengangkatan kepala jorong," katanya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Drs Irsyad menyebut, penyegelan itu dipicu oleh proses penjaringan kepala jorong, dimana masyarakat setempat menginginkan pemilihan langsung. Sementara berdasarkan Undang-Undang Desa Nomor 06 Tahun 2016 tentang Desa dan Peraturan Bupati Nomor 16 tahun 2016 tentang cara penyelenggara pemerintahan nagari, menyebutkan kalau jabatan kepala jorong tidak dipilih langsung oleh masyarakat.

Jabatan kepala jorong ulasnya, akan didapatkan melalui proses penjaringan yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang ditunjuk oleh Walinagari. "Jabatan Jorong itu didapat didasari hasil penjaringan oleh Pansel yang ditunjuk oleh Walnag. Kemudian dari hasil itu, Walnag memberikan laporan kepada camat. Selanjutnya, camat akan memberikan rekomendasi, Walnag yang menentukan siapa yang akan ditetapkan sebagai kepala jorong," bebernya.

Lanjut Irsyad, jabatan kepala jorong itu hak dari Walnag. Itu semua sudah sesuai dengan regulasi yang ada. "Apa yang dilakukan oleh Walinagari Tiumang sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Tahapan proses telah dilakukan oleh Walnag,"ujar Irsyad.

Dia menyebutkan, Pemkab Dharmasraya akan melakukan rekonsiliasi dan mediasi antara masyarakat dan Walinagari Tiumang, Syafrizal, biar persoalan ini bisa diselesaikan. "Pemda akan lakukan mediasi dan lobi-lobi dengan Walnag agar aspirasi masyarakat dan kepentingan Walnag bisa terakomodir dengan baik," katanya. (h/mdi)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM