Bayang Utara Dipersiapkan Jadi Pusat Bawang Merah


Selasa,14 Maret 2017 - 10:31:40 WIB
Bayang Utara Dipersiapkan Jadi Pusat Bawang Merah Petani memasukkan bawang merah yang telah dipanen. Kecamatan IV Nagari Bayang Utara dipersiapan sebagai daerah pusat bawang merah di Pesisir Selatan. IST

PAINAN, HALUAN—Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, yang berada di lingkungan daerah perbukitan, memiliki tanah yang subur dan potensial untuk ditanami berbagai jenis tanaman. Menurut camat setemapat, saat ini  kecamatan tersebut dipersiapkan sebagai daerah pusat bawang merah di Pesisir Selatan (Pessel).

Camat Kecamatan Bayang Utara, Ronald Bernado, mengatakan, untuk mengembangkan bawang merah di kecamatan tersebut, Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Hortikultura Pessel akan memberikan bibit bawang secara gratis kepada petani. Bantuan tersebut akan dialokasikan kepada petani melalui kelompok tani di setiap nagari.

“Bantuan tersebut untuk meringankan beban masyarakat serta memotivasi masyarakat agar lahan yang ada dapat dijadikan lahan produktif. Setidaknya 400 hektare lahan  tidur di Rawang Gadang yang dikelola oleh anggota kelompok tani sebagai mata rantai kehidupan berupa cabai, lobak, dan kentang kini dikembangkan bawang merah. Selama ini masyarakat terfokus penghasilan mereka mengandalkan tanaman tua, seperti kemiri, karet, dan casiavera, serta berbagai tanaman menghasilkan lainnya,” ujar  Ronald, Senin (13/3).

Asril (43), warga Muara Air, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, mengakui bahwa daerah kecamatan tersebut memiliki tanah yang subur. Karena itu, tak mengherankan bahwa masyarakat membudidayakan bawang merah sebagai sumber ekonomi yang  dikelola secara individu maupun dalam wadah organisasi kelompok  tani. Selama ini telah terbukti hasil produksi bawang merah itu sangat menggembirakan masyarakat.

Wali Nagari Bayang Utara, Joenaidi mengakui, tingginya animo masyarakat untuk mengembangkan bawang merah dan  berbagai jenis tanaman  yang menghasilkan, seperti cabai, lobak, dan ubi kentang dalam mendongkrak ekonomi keluarga. Ia menyebutkan, daerah itu memiliki lahan  kosong yang cukup luas, potensial, dan subur yang  sangat cocok untuk tanaman jenis sayur-sayuran sebagai mata rantai pendapatan masyarakat dalam jangka pendek, yakni tanaman yang dikelola usia tiga bulan sudah menghasilkan.

Namun, kata Joenaidi, masyarakat setempat memiliki kendala dalam membudidayakan bawang tersebut, yakni keterbatasan modal usaha. Kendala itu muncul karena lahan yang digarap tersebut sebagian besar berada di daerah perbukitan. Dengan demikian, pengelolaannya membutuhkan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal karena lahan yang digarap merupakan lahan tidur untuk dijadikan lahan produktif. (h/mjn)

 

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM