SE Percepatan Tanaman Padi Bisa Picu Bentrok


Selasa,14 Maret 2017 - 07:55:48 WIB
Reporter : Tim Redaksi
SE Percepatan Tanaman Padi Bisa Picu Bentrok ilustrasi

PADANG, HALUAN-Anggota DPRD Sumbar, Armiati meminta Surat Edaran (SE) gubernur tentang percepatan tanaman padi dicabut kembali oleh pemerintah daerah.

Jika tak dicabut dikuatirkan ini bisa menimbulkan konflik dan memicu keresahan di tengah masyarakat. "Meskipun surat edaran telah direvisi, isinya kan tidak jauh beda dengan surat pertama. Intinya surat edaran pertama tidak ada dicabut. Itu akan membuat ketidaknyaman untuk petani dalam beraktivitas" kata Armiati pada Haluan.

Disebut Armiati, SE gubernur Nomor 521.1/1984/Distanhorbun/2017 tentang Gerakan Percepatan Tanam Padi akan menimbulkan keresahan di masyarakat karena, dalam isi surat itu disebutkan guna mengejar target swasembada pangan, pemerintah provinsi melibatkan TNI AD atau Koramil.

Sementara tanah yang ada adalah tanah rakyat.  Ia menilai tak akan semudah itu pengelolaanya diambil alih oleh pemerintah. Apalagi ini dilakukan melalui bantuan aparat. Jika dijalankan juga, Armiati menyebut sama halnya ini dengan perampasan terhadap tanah masyarakat.

Armiati tak menampik dalam SE gubernur tersebut disampaikan akan ada sistem bagi hasil antara pengelola (pemerintah,red) dengan petani. Namun demikian, ia melihat jika sistem bagi hasil yang akan diterapkan benar 20 persen untuk petani, 80 persen untuk pengelola, tak ada keadilan yang akan didapatkan petani.
Sistem pengelolaan seperti ini dinilai  bisa memicu bentrok antara petani dan TNI sebagai pengelola.

Armiati menambahkan, sebagai anak petani ia merasa keberatan dan terluka dengan dengan kebijakan yang telah dikeluarkan gubernur Irwan Prayitno. Anggota DPRD Sumbar dari Dapil Agam-Bukittinggi itu menyebut, sebagai kepala daerah yang telah bergelar datuak, mestinya gubernur bisa paham dengan kondisi petani. Beberapa hal menyebabkan petani tak bisa langsung bercocok tanam usai masa panen.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,21 Juni 2017 - 00:26:57 WIB

    Pengemudi AKAP Sijunjung Jalani Tes Kesehatan

    Pengemudi AKAP Sijunjung Jalani Tes Kesehatan SIJUNJUNG, HALUAN - Mengantisipasi penyalahgunaan obat terlarang musim angkutan lebaran, sejumlah sopir bus antar kota dan kondektur bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Senin (19/6.
  • Selasa,20 Juni 2017 - 13:11:40 WIB

    Jelang Lebaran, Jalan ke Solok Selatan Masih Diperbaiki

    Jelang Lebaran, Jalan ke Solok Selatan Masih Diperbaiki PADANG, HALUAN -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memprediksi secara umum arus lalu lintas selama masa mudik dan balik lebaran di Sumbar relatif aman dan lancar..
  • Senin,19 Juni 2017 - 21:23:31 WIB

    Pekan Sastra se-Sumatra 2017 Digelar di Padang

    Pekan Sastra se-Sumatra 2017 Digelar di Padang PADANG, HALUAN—Pekan Sastra se-Sumatra pada tahun ini digelar di Padang. Acara sastra tahunan yang diselenggarakan forum Balai Bahasa se-Sumatra itu dilaksanakan pada 4 hingga 9 September. Balai Bahasa Sumatra Barat akan se.
  • Kamis,15 Juni 2017 - 18:37:41 WIB

    Selesaikan PR Pembebasan Jalan By Pass

    Selesaikan PR Pembebasan Jalan By Pass PADANG, HALUAN-Anggota DPRD Sumbar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Padang, Taufik Hidayat mendesak Pemko Padang menuntaskan persoalan yang masih tersisa dalam pembebasan lahan Jalur Dua By Pass..
  • Kamis,15 Juni 2017 - 09:19:57 WIB

    Saat Mudik, Lonjakan Penumpang Diprediksi 5 Persen

    Saat Mudik, Lonjakan Penumpang Diprediksi 5 Persen PADANG,HALUAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbar memperkirakan jumlah penumpang angkutan lebaran tahun 2017 mengalami peningkatan Sekitar 5 persen hingga 10 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk tahun lalu total penumpang an.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM