Sarana Pendidikan di Daerah Banjir dan Longsor Harus Diperhatikan


Senin,13 Maret 2017 - 19:32:00 WIB

LIMAPULUH KOTA, HALUAN- Apabila sarana pendidikan yang rusak parah, akibat dampak banjir yang melanda Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota tidak segera mendapat perhatian serius semua pihak. Jika tidak, dapat dipastikan akan berdampak terhadap perkembangan pendidikan anak.

Pantauan Haluan ke Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Sabtu lalu, sebanyak 6 sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA, menderita kerugian cukup memprihatinkan akibat keganasan banjir dan longsor yang terjadi di daerah itu. Bayangkan, seluruh sarana pendidikan seperti kursi, meja belajar, lemari dan alat peraga sekolah serta buku-buku pelajaran, buku administrasi, rusak akibat direndam banjir dan lumpur yang menerjang sekolah tersebut.

Beranjak dari keprihatinan itulah, anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah badoncek menggumpulkan dana bantuan untuk meringankan beban yang dihadapi sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Pangkalan tersebut. Meskipun aksi kemanusian yang dilakukan para insan pers Luak Limopuluah itu nilai rupiahnya tidaklah begitu banyak. Dana hasil badoncek tersebut, berhasil untuk membeli barapa lusin kursi plastik untuk disumbangkan ke sekolah yang menderita kerugian sarana pendidikan akibat dampak banjir itu.

Bantuan kursi hasil penggalangan dana dari para wartawan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota itu, Sabtu (11/3) telah diserahkan sekolah SDN 04 Pangkalan, salah satu sekolah paling parah terkena dampak banjir dan longsor yang terjadi di daerah tersebut. Bantuan itu diserahkan perwakilan Balai Wartawan, Rotman Ucok Silitongga, Widiat B Arta dan Mardikola itu, diterima, Yosi Sosiani, dengan rasa haru dan terima kasih.

Menurut Yosi Sosiani, hampir 90 persen sarana pendidikan yang ada di SDN 04 Pangkalan dengan jumlah murid 162 orang ini, kondisinya rusak akibat digenangi banjir dan lumpur, seperti kursi dan meja, serta buku-buku pejalaran termasuk buku administrasi guru-guru hancur terendam banjir dan lumpur.

Meskipin SDN 045 Pangkalan ini paling parah terkena dampak banjir, namun sejak Jum’at lalu (10/3) kegiatan bejalar -mengajar sudah dilaksanakan di sekolah ini, walau dengan kondisi apa adanya,” sebut guru kelas V itu. Karena itu, para guru mengharapkan, semoga pihak pemerintah secepatnya memberikan perhatian kepada sekolah yang menjadi korban banjir ini, agar kegiatan belajar -mengajar untuk pencerdaan anak bangsa ini tidak terganggu, apa lagi waktu dekat ini akan memasuki ujian nasional.

Menurut Yosi Susiani, untuk pemulihan mental anak agar tidak trauma akibat musibah banjir, Sabtu (11/3) sejumlah relawan trauma healing sudah melaksanakan kegiatan pembinaan mental anak melalui program sekolah ceria. “Hasilnya sangat positif, karena anak-anak terlihat senang dengan kegiatan ini,” tuturnya. (h/zkf)             


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM