Korupsi Drainase di Payakumbuh Bermodus Penambahan Item


Senin,13 Maret 2017 - 09:41:46 WIB
Korupsi Drainase di Payakumbuh Bermodus Penambahan Item

PADANG, HALUAN – Zul Arman, mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Payakumbuh, terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan drainase di Jalan Tan Malaka Kota Payakumbuh Tahun Anggaran (TA) 2014 senilai Rp948 juta, menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Padang.

Dalam dakwaan, Andhika P Sandhy selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan, terdakwa sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut, telah melanggar beberapa ketentuan dalam melakukan pembangunan, sehingga menyebabkan timbulnya kerugian keuangan negara senilai lebih dari Rp259 juta.

Kasus ini dimulai saat dilakukan terjalinnya kontrak kesepakatan Pengadaan Jasa Konsultan Perencana antara Zul Arman dengan CV Kawa Putra Consultant, dengan nilai kontrak sekitar Rp47 juta. Selanjutnya, juga dijalin kesepakatan dalam Kegiatan Pengadaan Konsultan Pengawasan untuk proyek ini antara terdakwa dengan CV JIM Consulting Engineering dengan nilai sekitar Rp48 juta.

“Namun, Direktur CV JIM Ir Jhon Afnil mengaku tidak mengetahui tentang pengadaan konsultan pengawasan dan tidak pernah menandatangani kontrak. Ternyata yang menandatangi kontrak tersebut adalah adalah Direktur CV Kawa Putra Consultant Ir Aroza Syakdes dengan cara memalsukan tanda tangan dir CV JIM Ir. Jhon Afnil,” kata jaksa saat persidangan.

Setelah Kerangka Acuan Kerja (KAK) dibuat oleh CV Kawa Consultant, lanjut jaksa, dilakukan pelelangan proyek melalui Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), yang dimenangkan oleh CV Dynamo dengan harga penawaran terkoreksi sebesar Rp948.562.000. Kemudian, dilakukan Perjanjian kerja antara terdakwa dengan Direktur CV Dynamo Ronny Junaidi selaku kuasa  direktur (perkara diajukan terpisah) pada 2 Juni 2014. “Lalu, pada 16 Juni 2014, dilakukan rapat lapangan antar terdakwa, M Iksan (PPTK), Ir Aroza Syakdes,  dan Ronny Junaidi dari CV Dynamo. Dalam rapat tersebut disepakati penambahan volume baja tulangan U-24, penambahan pekerjaan bekisting, penambahan Item K.175, dan penyesuaian dinding saluran untuk proyek drainase tersebut. Untuk mengakomodirnya, dilakukan pengurangan volume dan beberapa item pekerjaan lain,” tambah jaksa.

Pada 24 Agustus, terjadi kesepakatan membuat justifikasi teknis dan negosiasi harga antara terdakwa dengan CV Dynamo, lalu pada tanggal 25 Agustus 2014 CV Dyanamo mulai melakukan pekerjaan tambah kurang tersebut. Dalam penambahan dan pengurangan pekerjaan tersebut, diketahui bahwa Pengerjaan Bekisting senilai Rp174 juta telah bertentangan dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang dibuat sebelumnya. Selain itu, Penambahaan Baja Tulangan U24 Polos tidak sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, yang setelah dilakukan penghitungan oleh ahli dari LPJK Sumbar, jumlah baja yang terpasang tidak sesuai dengan yang dianggarkan dengan perbedaan nilai sebesar Rp73 juta lebih.

 “Tindakan terdakwa ini tidak sesuai dengan UU Nomor 1 2004 tentang perbendaharaan negara, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah, Permendagri Nomo13 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, dan SPK yang telah disepakati dalam proyek tersebut,” terang jaksa lagi.

 

Ditengarai oleh jaksa, perbuatan terdakwa dalam penambahan item telah memperkaya saksi Ronny Junaidi dari CV Dynamo sebesar Rp217 juta, dan pekerjaan membuat kontrak pengadaan konsultan pengawasan  yang tidak sah telah memperkaya Ir. Aroza Syakdes sebesar Rp42 juta. Sehingga, mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp259 juta. Atas dasar tersebut, jaksa menilai terdakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) UU Nomor 31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Terdakwa yang dalam persidangan didampingi Mevrizal selaku Penasihat Hukum (PH) seusai persidangan mengaku tidak akan mengajukan eksepsi (nota keberatan) di persidangan berikutnya. Majelis Hakim yang diketuai Agus Komaruddin, dengan anggota Yose Ana Rosalinda dan Emria Fitriani, pun menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pemeriksaan para saksi. (h/isq)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM