Ambil Alih Lahan Petani, Surat Edaran Gubernur Sumbar Diprotes Netizen


Rabu,08 Maret 2017 - 13:47:30 WIB
Ambil Alih Lahan Petani, Surat Edaran Gubernur Sumbar Diprotes Netizen Surat Edaran Gubernur Sumbar yang beredar di Media Sosial.

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Media sosial khususnya di Sumatera Barat heboh terkait beredarnya foto surat edaran Gubernur Sumbar tentang Dukungan Gerakan Percepatan Tanam Padi.

 

Surat dengan no 521.1/1984/Distanhorbun/ 2017 yang ditandangani oleh Gubernur Sumatera Barat itu berisi tentang lahan yang diambil alih oleh pengelola jika petani tidak memanfaatkan lahannya.

 

Ada tiga poin yang disampaikan dalam surat edaran tersebut yakni, menggerakan petugas terkait termasuk TNI AD, dan mengajak petani untuk menamam padi sehabis panen agar tidak ada lahan kosong.

 

Poin lainnnya, petani harus menanam lahannya setelah 15 hari setelah panen, jika dalam 30 belum ditanam maka diusahakan pengelolaannya diambil alih oleh Koramil bekerja sama dengan UPT Pertanian.

 

Selanjutnya poin terakhir yang banyak mendapat kecaman netizen yakni, lahan yang diambil alih diatur dengan ketentuan diantaranya. Seluruh biaya usaha tani ditanggung pengelola, setelah panen biaya usaha tani dikembalikan ke pengelola.

 

Selain itu, keuntungan usaha tani dibagi antara petani dan pengelola dengan perbandingan 20 persen untuk petani dan 80 persen untuk pengelola.

 

Terakhir kerjasama pengelola antara Koramil dan UPT Pertanian Kecamatan diatur lebih lanjut dengan kerjasama tersendiri.

 

Surat tersebut diprotes oleh sejulah netizen, diantaranya akun Esha Tegar Putra yang menulis Apakah benar ini surat edaran dari Gubernur Sumatera Barat, Bapak Irwan Prayitno? Apakah surat edaran, tertanggal 6 Maret 2017 ini, dikeluarkan atas pertimbagan yang matang? Lahan-lahan pertanian akan diambil alih jika 30hari setelah masa panen lahan tidak dikerjakan”.

 

Arief Paderi, Luar biasa pak Gub..!!!
Keren...!!!.

 

Erichk Coubut, Saya anak petani, menolak surat edaran gebernur sumatera barat Irwan Prayitno, surat edaran ini kami pandang sebagai upaya perampasan lahan perampasan lahan, tanam paksa dan peminggiran petani dari sumber penghidupannya,” #menjarahpetani

 

Wengki Purwanto, Belum hilang duka bencana, Benarkah?
Pak Gubernur Sumbar :

 

1. "menggerakkan" Ambil Alih Lahan Pertanian PETANI;
 

2. Bagi Hasil 20% untuk Petani dan 80% untuk pengelola (koramil & UPT pertanian). Menderita PETANI.

 

Sementara Kabiro Humas Setda Prov Sumbar Jasman Rizal di salah satu grup media sosial WhatsApp menanggapi surat edaran tersebut. Ia menjelaskan surat edaran itu intinya pemanfaatan agar efektif.

 

“Surat edaran Gubernur tidak ada kekuatan hokum untuk memberi sangsi atau hukuman. Jadi semangat surat edaran gubernur tersebut adalah semangat pemanfaatan untuk target swasembada,” tulisnya. (h/sra).

 

Baca juga : Surat Edaran Gubernur Sumbar Nofrizon Ini Perampasan Emang Petani Robot?

 

Editor : Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM