Banjir dan Longsor Diduga Dipicu Akitivitas Tambang


Senin,06 Maret 2017 - 11:16:51 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Banjir dan Longsor Diduga Dipicu  Akitivitas Tambang

LIMAPULUH KOTA, HALUAN--Bencana banjir dan tanah Longsor yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (3/3), selain akibat curah hujan yang cukup pada Kamis (2/3), tetapi disinyalir akibat aktivitas tambang. Sehingga menyebabkan 52 titik longsor.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan mengatakan, banjir yang melanda kali adalah banjir yang terbesar yang dialami. Tahun lalu, tepatnya pada 8 Februari 2016 juga terjadi banjir.

"Tahun lalu juga terjadi banjir. Banjirnya tidak sebesar sekarang, dan dampak yang ditimbulkan pun tidak banyak,"ucapnya saat menerima bantuan logistik dari Partai Golkar dan Bank Nagari.

Lebih lanjut ia mengatakan, penyebab banjir dan longsor saat ini diakibatkan aktivitas tambang. Aktivitas tambang yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota menyebabkan struktur tanah di perbukitan menjadi rusak.

"Aktivitas peledekan tambang batu menyebabkan stuktur tanah di perbukitan menjadi labil. Sehingga pada saat diguyur hujan langsung menyebabkan longsor parah,"ujarnya, Minggu (5/3).

Ferizal menambahkan, pihak Kabupaten akan segera menyurati Provinsi Sumatera Barat untuk meninjau kembali izin tambang yang diberikan di Kabupaten Limapuluh Kota. Dan pihak Kabupaten akan melakukan evaluasi kembali mengenai perusahan tambang, yang melakukan peledekan.

"Izinnya kan di Provinsi, segera kita surati agar kedepannya tidak terjadi bencana longsor yang lebih parah,"kata Ferizal.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim mengatakan, dahulunya izin tambang berada di bawah Kabupaten. Namun saat ini sudah berada di Provinsi, untuk itu pihak DPRD Sumbar meminta agar segera melakukan evaluasi izin tambang kembali.

Hendra menuturkan, perusahan tambang yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota harus didata kembali. Baik yang belum dan sudah memiliki izin. Jika belum memiliki izin jangan biarkan beroperasi sebelum mendapatkan izin. Sedangkan yang sudah memiliki izin harus ditinjau ulang bagaimana standarnya dalam melakukan aktivitas tambang. Jika ditemukan fakta bahwa tidak sesuai dengan aturan dan malah menyebabkan kerusakan, izin tambang yang telah diberikan harus dicabut.

"Harus segera dilakukan peninjauan kembali izin-izin perusahan tambang,"ucap Hendra.

Lebih lanjut ia mengatakan, jangan sampai aktivitas penambangan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota menimbulkan kerugian baik bagi masyarakat dan pemerintah. Bagi pihak yang memberikan izin agar lebih teliti sebelum mengeluarkan.

"Orang tambang melakukan aktivitas kemudian memperoleh uang, sedangkan masyarakat yang akan memperoleh akibatnya. Jangan sampai aktivitas pertambangan mengorbankan banyak orang,"kata Hendra. (h/mg-mel)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,20 Oktober 2017 - 10:54:09 WIB

    BNI Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Pasbar

    BNI Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Pasbar PASBAR, HARIANHALUAN.COM—Sebagai bentuk kepedulian dan perwujudan Coorporate Community Responsibility (CSR) terhadap lingkungan serta masyarakat, BNI turut meringankan beban masyarakat korban bencana alam banjir di Ranah Ba.
  • Sabtu,14 Oktober 2017 - 15:55:11 WIB

    Meringanka Korban Banjir di Ranah Batahan, Polres Pasbar Serahkan Bantuan

    Meringanka Korban Banjir di Ranah Batahan, Polres Pasbar Serahkan Bantuan PASBAR, HARIANHALUAN.COM- Donasi bantuan banjir bandang yang terjadi di Jorong Kampung Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat terus mengalir. Kali ini, Jajaran Polres Pasaman Barat turun langsung kelokasi ters.
  • Kamis,12 Oktober 2017 - 18:35:20 WIB

    Pascabanjir, DPD KNPI Pasbar Serahkan Bantuan untuk Warga

    Pascabanjir, DPD KNPI Pasbar Serahkan Bantuan untuk Warga PASBAR, HARIANHALUAN.COM--Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Muhammad Guntara bersama Pengurus DPD KNPI Pasbar priode 2017-2019 meninjau langsung korban b.
  • Kamis,28 September 2017 - 10:43:08 WIB

    Pascabanjir Bandang di KPGD Solsel, YBM BRI Salurkan Bantuan

    Pascabanjir Bandang di KPGD Solsel, YBM BRI Salurkan Bantuan Pelaksana Harian YBM-BRI Padang, Aditya Prasetya dan Pengurus YBM-BRI Cabang Solok, Hj.Helva Marlinda saat menyalurkan bantuan banjir bandang di Posko bencana, Pakan Rabaa, Kecamatan KPGD, Solok Selatan yang diserahkan pada C.
  • Selasa,26 September 2017 - 17:54:38 WIB

    Atasi Banjir, Muzni Zakaria Luncurkan Proyek Pengendalian Banjir Senilai Rp114 Miliar

    Atasi Banjir, Muzni Zakaria Luncurkan Proyek Pengendalian Banjir Senilai Rp114 Miliar SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM-- Bupati Solok Selatan (Solsel) H.Muzni Zakaria.M.Eng meluncurkan(launching) proyek pemancangan konstruksi pembangunan pengendalian banjir dan sendimen Batang Bangko, Solok Selatan (Solsel) sen.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM