Korban Banjir Mula Dihantui Penyakit


Senin,06 Maret 2017 - 10:54:25 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Korban Banjir Mula Dihantui Penyakit ist

LIMAPULUHKOTA, HALUAN – Di hari kedua pasca Banjir dan longsor besar melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, para korban banjir mulai terserang penyakit. Mayoritas, masyarakat yang sangat butuh penanganan medis adalah korban banjir di Pangkalan karena mulai terserang ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Tien Septino mengatakan sejumlah masyarakat di Kecamatan Pangkalan mulai terserang demam, diare, ISPA dan penyakit kulit seperti gatal-gatal.   

“Saat ini, empat posko kesehatan yang kami bangun di Pangkalan sudah dipenuhi masyarakat yang mulai terserang penyakit. Mayoritas, para korban terkena penyakit kulit, diare dan ISPA. Ada pula korban yang demam karena terlalu lelah menyelamatkan diri dan barang-barang mereka,” kata Tien kepada Haluan, Minggu (5/3)

Dalam penanganan medis, pihaknya sudah mendistribusikan peralatan dan obat-obatan ke posko medis. Disamping itu, ada tim medis yang jemput bola atau langsung mendatangi rumah-rumah penduduk untuk mengecek kondisi kesehatan warga.

“Kami lakukan home visit atau jemput bola langsung ke rumah masyarakat untuk check up. Jika ada yang sakitnya tergolong sedang dan berat, langsung dirujuk ke posko. Seluruh peralatan standar penanganan tanggap darurat sudah didistribusikan secara lengkap,” katanya.

Sampai saat ini, bantuan medis terus berdatangan dari berbagai daerah. Termasuk dari mahasiswa kesehatan dari Bukittinggi dan Padang turut datang ke lokasi. “Mahasiswa dari Padang dann Bukittinggi juga turut membantu. Kami memfokuskan mereka untuk melakukan sterilisasi kebersihan makanan, minuman, lingkungan  agar dampak bencana bisa diminimalisir,” katanya. (h/ang). 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Minggu,04 Juni 2017 - 17:41:12 WIB

    Korban Kebakaran di Air Terjun ini Justru Tetap Bersyukur. Kenapa?

    Korban Kebakaran di Air Terjun ini Justru Tetap Bersyukur. Kenapa? TANAH DATAR, HALUAN – Puing sisa kebakaran 17 kios kawasan di kawasan Wisata Air Terjun Lembah Anai Nagari Singgalang Kecamataan X Koto Tanah Datar, masih teronggok di pinggir jalan. Pemilik kios, tampak masih berusaha meng.
  • Senin,13 Maret 2017 - 08:57:47 WIB

    Pencarian Korban Banjir dan Longsor Dihentikan

    Pencarian Korban Banjir dan Longsor Dihentikan LIMAPULUH KOTA, HALUAN --- Satuan Tugas (Satgas) Bencana BNPB dan Pemkab Limapuluh Kota telah memutuskan untuk menghentikan pencarian korban pasca bencana longsor dan banjir. Secara keseluruhan, penanganan penanggulangan dar.
  • Rabu,25 Januari 2017 - 10:33:33 WIB

    Korban Perahu Terbalik Masih Misteri

    Korban Perahu Terbalik Masih Misteri PASAMAN, HALUAN – BPBD Kabupaten Pasaman dibantu BPBD Agam dan Pasaman Barat masih menyisiri sungai Batang Masang di Nagari Binjai, Kecamatan Tigonagari, untuk mencari keberadaan dua korban perahu tenggelam, Senin (23/1) pa.
  • Kamis,19 Januari 2017 - 10:16:16 WIB

    DBD Makan Korban Jiwa di Sijunjung

    DBD Makan Korban Jiwa di Sijunjung SIJUNJUNG, HALUAN -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sijunjung mengimbau warga untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)yang rentan mewabah pada saat pergantian musim. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabu.
  • Kamis,12 Januari 2017 - 20:57:51 WIB

    Ikatan Mahasiswa Minang Universitas Riau Bantu Korban Banjir di Pessel

    Ikatan Mahasiswa Minang Universitas Riau Bantu Korban Banjir di Pessel PAINAN, HALUAN - Ikatan Mahasiswa Minang Universitas Riau (UNRI), memberikan 30 paket bantuan Sembako kepada korban bencana banjir yang ada di tiga Kenagarian, yakni Sungai Gayo Lumpo, Sungai Syarik Lumpo, dan Bukik Kaciak Lu.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM