Sulaman Benang Emas Aia Bangih Jadi Icon Pasbar


Selasa,28 Februari 2017 - 11:00:02 WIB
Sulaman Benang Emas Aia Bangih Jadi Icon Pasbar Nagari Aia Bangih, Pasaman Barat semakin tersohor dengan produk khas Sulaman Benang Emas. Bahkan Ketua Dekranasda Provinsi Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno terkagum dcengan produk ini. OSMIWATI

PASBAR, HALUAN--Sulaman benang emas Nagari  Aia Bangih memang indah dan memiliki nilai yang tinggi. Karena itu pulalah, sulaman benang emas yang menjadi icon Kabupaten Pasaman Barat itu cukup mahal.

Sulaman benang emas ini sudah dipasarkan di Pasaman Barat. Selain itu, pengrajin sulaman benang emas sudah memperkenalkan ke wisatawan Sumbar ataupun pejabat yang datang ke Pasbar.

Ketua kelompok sulaman benang emas Aia Bangih Veli, ketika dijumpai Haluan beberapa waktu lalu di Simpang Empat, mengatakan jumlah penyulam mencapai 10 orang. Jumlah itu berasal dari keturunan, yang dulunya orang tua juga menjadi pengrajin penyulam. Sulaman benang emas ini diakui Veli memang mahal dan hanya dibeli oleh ibu-ibu istri pejabat saja.

Menurut Veli, kerajinan seperti sulaman benang emas Aia Bangih diakui indah karena dibuat oleh tangan manusia dan hasil dari kreativitas. Jika melihat perkembangan zaman, konveksi juga maju maka kerajinan tetap akan dilirik jika memiliki cita rasa tinggi.

"Bagaimana lagi, harga benangnya itu yang mahal. Tetapi, kerajinan kita ini tetap dilirik karena memiliki nilai yang tinggi,"kata Veli membuka percakapan.

Ia menambahkan, harga standar sulaman benang emas seperti sarung bantal mencapai Rp1 juta. Biasanya sulaman benang emas bisa digunakan untuk pelaminan, gorden pintu, baju. Omset sulaman benang emas memang belum begitu banyak, namun gaung sulaman ini sudah sampai ke tingkat Sumbar.

"Kendala kita selama ini dalam memasarkan sulaman benang emas karena harga benangnya mahal. Mau tidak mau harga jual kita juga mahal,"kata Veli.

Sebelum membeli, tambah Veli biasanya pelanggan memesan dulu, karena proses penyulaman cukup lama. Perkumpulan sulaman benang emas sekarang ini berada di Jorong Pasar Pokan Nagari Aia Bangih, Kecamatan Sungai Baremas. Tekadnya untuk memperkenalkan sulaman benang emas keluar Sumbar sangat besar, karena bisa membuat Pasbar terkenal.

"Ketua Dekranasda Provinsi Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pasbar Ny. Yun Syahiran mendukung perkembangan sulaman benang emas. Malah kami disuruh membuat koperasi, sehingga bantuan mudah nantinya,"kata Veli.

Apalagi, ucap Veli tanpa dukungan dan bantuan dari pemerintah sulaman benang emas akan lambat berkembang. (h/ows)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM