Jangan Biarkan Danau Maninjau Mati dari Kunjungan Wisata


Senin,27 Februari 2017 - 13:15:35 WIB
Jangan Biarkan Danau Maninjau Mati dari Kunjungan Wisata Dokumentasi Haluan

 

PADANG, HALUAN – Pengamat Pariwisata, dari Universitas Andalas (Unand), Sari Lenggogeni, menilai Pemerintah Kabupaten Agam harus kretaif dalam memanfaatkan situasi Danau Maninjau saat ini untuk tetap dikunjungi wisatawan mancanegara.  Ia menilai Danau Maninjau masih memiliki daya tarik wisata.

 

“Jangan sampai dengan kondisi saat ini, Danau Maninjau malah semakin ditinggalkan oleh wisatawan. Kuncinya hanya ada pada pemerintah daerahnya,” kata Sari kepada Haluan Minggu (26/2), malam di Padang.

 

Maninjau cerita Sari, daya tariknya dahulu bukan hanya terletak pada keindahan lanscape danaunya dan iklimnya yang sejuk, akan tetapi pada budaya masyarakat sekitar danau sehari-hari. “Seperti masyarakat yang biasa mandi pakai sarung ke danau, mencari pensi, dan juga kehidupan lain di sekitar danau. Ini yang waktu itu menjadi daya tarik wisatawan asing ke Maninjau waktu itu,” ungkapnya.

 

Hanya saja ketika hal ini tidak bisa lagi dilakukan karena Danau Maninjau tercemar maka Pemerintah Kabupaten Agam sudah harus memanfaatkan pilihan kedua tanpa harus meninggal kemolekan Danau Maninjau.

 

“Misalnya, dengan berpikir membuka wisata edukasi. Kenapa banyak ikan mati, apakah banar karena keramba atau faktor lain? Ini yang harus dikemas pemerintah daerah. Pertanyaanya apakah Pemkab Agam bersungguh-sungguh atau tidak?” katanya.

 

Pemindahan objek tanpa harus meninggal Danau Maninjau ini akan dapat menjadi daya tarik lain agar wisatawan masih tetap mengenal Danau Maninjau. “Intinya ciptakan daya tarik lain, seperti memaksimalkan penggarapan Puncak Lawang. Karena ini akan kembali menghidupkan Danau Maninjau,” ucapnya.

 

Selain itu pemerintah juga diminta merubah regulasi untuk mulai mengurangi Keramba Jaring Apung (KJA) kepada jumlah normal agar Danau Maninjau kembali normal. “Selama proses pembersihan ini dialihkan dulu kepada destinasi lain tanpa meninggalkan Maninjau. Supaya ini bisa tetap jadi daya tarik,” terangnya.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Asrizal Asnan, menyebutkan, untuk menuntaskan masalah Danau Maninjau ke depan Pemprov Sumbar akan merancang zonasi bagi Danau Maninjau. Dimana nantinya akan ada zona budi daya dan zona pariwisata.

 

“Langkah ini tentu akan membuat Danau Maninjau semakin teratur dan bisa mengembalikan kejayaan Danau Maninjau seperti dulunya,” paparnya kepada Haluan beberapa waktu lalu di Padang.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Rabu,11 Mei 2016 - 03:58:27 WIB

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu

    UPT Konservasi Selamatkan Penyu Pariaman, Haluan — Berbagai upaya terus dilakukan oleh Peme­rintah Kota Pariaman guna menye­lamatkan kelestarian hewan laut di kawasannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu, K.
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM