Dijadikan Pajangan, Mortir Aktif Ini Hebohkan Warga Payakumbuh


Senin,27 Februari 2017 - 08:42:39 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Dijadikan Pajangan, Mortir Aktif Ini Hebohkan Warga Payakumbuh KAPOLSEK KOTA PAYAKUMBUH, KOMPOL RUSSIRWAN MEMPERLIHATKAN MORTIR YANG DIAMANKAN SALAH SATU RUMAH WARGA DI KELURAHAN TANJUNG PAUH, KECAMATAN PAYAKUMBUH BARAT.

PAYAKUMBUH, HALUAN – Masyarakat Kelurahan Tanjung Pauh, Kota Payakumbuh dihebohkan dengan perangai Syaiful Fajar (24), yang menyimpan mortir aktif di dalam rumah. Mortir peninggalan perang Kemerdekaan RI ini telah tiga tahun disimpan sebagai koleksi.

Keberadaan mortir di rumah Syaiful diketahui setelah temannya, Ns (25) berkunjung. Saat masuk ke dapur, Mortil itu tergeletak saja di dekat tumpukan kayu bakar. Ns yang awalnya tidak menyadari itu mortir, mendekat dan mengambil kayu. Sontak Syaiful langsung membentaknya dan menyuruh hati-hati dekat benda tersebut.

Sadar sedang berada di dekat benda berbahaya, Ns langsung beranjak dari dapur dan meminta Syaiful untuk memberitahu polisi. Ide tersebut ditolak Syaiful karena takut akan berurusan dengan pihak berwajib. Namun setelah diyakinkan Ns tidak ada pasal yang menjerat orang yang menemukan senjata masa perang, akhirnya Syaiful setuju.

Kapolsek Kota Payakumbuh, Kompol Russirwan mengatakan setelah mendapatkan informasi adanya warga yang menyimpan mortir, pihaknya langsung mengamankan mortir ini dan diserahkan ke Brimob Padang Panjang. “Mortir itu langsung kami amankan agar tidak terjadi hal yang diinginkan. Soalnya, ukuran mortir ini cukup besar dan bisa membahayakan nyawa orang banyak,” kata Kapolsek Russirwan, Sabtu (25/2).

Dijelaskan Kapolsek, dari pengakuan Syaiful mortir ini didapatkannya tiga tahun silam saat memancing di Batang Agam. Karena ingin mengkoleksinya, penemuan mortir ini tidak dilaporkan ke pihak berwajib dan membawanya ke rumah. Selama tiga tahun itu juga, keluarganya telah berulang kali meminta agar mortir ini dilaporkan, namun karena takut berurusan dengan hukum, saran tersebut diabaikan oleh Syaiful.  “Mortir itu ditemukan di Batang Agam saat Syaiful sedang mencari batu, tiga tahun yang lalu,” kata Kapolsek.

Setelah Mortir ini diamankan, petugas Brimob Padang Panjang langsung menjemputnya, Sabtu Pagi (25/2). Sedangkan Syaiful diberi peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatannya dikemudian hari. (h/ang)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,01 Juli 2016 - 05:01:16 WIB
    Dukung Kenyamanan Pemudik

    Sejumlah Ruas Jalan Dijadikan Rest Area

    PASAMAN, HALUAN — Hiruk pikuk mudik lebaran tinggal beberapa hari lagi. Sejumlah daerah berlomba-lomba untuk memberikan ke­nyamanan untuk para pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua, empat maupun angkutan u.
  • Kamis,28 April 2016 - 04:04:43 WIB
    Atasi Kesemrawutan

    Bekas Bioskop Gloria Dijadikan Gedung Parkir

    BUKITTINGGI, HALUAN — Gedung bekas Bioskop Gloria Pasar Atas dalam waktu dekat akan difung­sikan menjadi gedung parkir untuk roda dua. Sebelum dimanfaatkan keberadaannya, Pemko Bukittinggi terlebih dahulu akan merenovasi k.
  • Kamis,10 Desember 2015 - 02:55:20 WIB

    Lapangan Cindua Mato Dijadikan Lokasi Senam Pagi

    Lapangan Cindua Mato Dijadikan Lokasi Senam Pagi BATUSANGKAR, HALUAN — Sehat me­ru­pa­kan harga mati bagi setiap orang, semakin hari semakin bertambah warga Batusangkar dan sekitarnya memilih jalan sehat melalui senam pagi sekali seminggu yang dilaksanakan di lapangan .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM