Menristekdikti RI Kunjungi ISI Padang Panjang


Kamis,23 Februari 2017 - 10:50:12 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Menristekdikti RI Kunjungi ISI Padang Panjang Menristekdikti RI, Prof Mohammad Nasir bersama Rektor ISI Padang Panjang, Novesar Jamarun melihat karya seni mahasiswa yang dipamerkan di Kampus ISI Padang Panjang, Rabu (22/2). Apiz jackson

PADANG PANJANG, HALUAN - Mentri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof Mohammad Nasir kunjungi Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Lawatan kali ini bertujuan untuk melakukan penyerahan hak cipta ISI dan penyerahan SK peruntukan tanah untuk kampus ISI Padang Panjang.

Dari rangkaian kegiatan yang digelar, diawali dengan penyerahan 30 hak cipta ISI Padang Panjang dari Rektor ISI Novesar Jamarun kepada Menristekdikti,dan Menristekdikti meyerahkan kepada Bupati Sijunjung Yuswir Arifin.

Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan SK peruntukan tanah kampus dari Bupati Padang Pariaman kepada Menristekdikti, dan dilanjutkan dengan kuliah umum yang diberikan langsung oleh Mentristekdikti RI tersebut.

Mentristekdikti RI, Prof Mohammad Nasir mengatakan, seni dan budaya adalah salah satu karakter dan kultur bangsa yang harus dipertahankan. Jadi Menristek mendongrong ISI Panjang Panjang untuk mewujudkan pengembangan Kampus Seni ini menjadi lebih besar dan lebih baik lagi.

“Jika kita berbicara tentag wisata, kita harus kembali lagi melihat kultur seni dan budaya yang ada, karena dengan menggali dan menumbuhkan nilai seni budaya dapat meningkatkan wisata yag ada,” sebut Prof Mohammad Nasir.

Ia menambahkan, saat ini Menristekdikti mendorong program yang sedang dijalankan ISI untuk meningkatkan inovasi dibidang seni dan mempertahankan seni di daerah itu. Jangan sampai seni itu hanya di tampilkan dan diketahui oleh orang-orang di lingkngan kampus saja, namun hendaknya juga didiketahu oleh masyarakat umum denga mengadakan pentar-pentas seni yang tersbutka dan dipublikasikan untuk umum.

Terkait pengembangan Kampus ISI ke Padang Pariaman, lanjut M Nasir, Menristekdikti menyerakan kepada pihak kampus untuk menyelenggarakan bangunan gedung di atas tanah yang telah diserahkan. Pihaknya sangat tergantung pada masterplane yang akan dibangun oleh pihak kampus.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Pariaman, Jon Priadi saat dikonfirmasi Haluan mengatakan, Pemkab Padang Pariaman telah menyediakan lahan seluas 40 hektare untuk alokasi kampus II ISI. Di samping itu juga diserahkan tanah seluah 40 hektare juga untuk pengembangan Kampus Politeknik.

“Kita telah sedang mencanangkan lokasi yang berada di Tarok, Kecamatan Kayutanam itu  sebagai kawasan Pendidikan Tinggi. Mudah-mudahan ini merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka memajukan Dunia Pendidikan,” tutur Jon Priadi. (h/pis)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM