Pembangunan Rumah Gadang Tigo Pucuak Terbengkalai


Kamis,23 Februari 2017 - 10:32:20 WIB

PASAMAN, HALUAN - Rumah Gadang Aua Tigo Pucuak, di Padang Sukaduduak, Nagari Padanggelugur, Kecamatan Padanggelugur, masih terbengkalai sejak setahun silam. 

Bangunan baru sebatas pondasi dan tiang-tiang penyangga. Ketidaktersediaan anggaran menyebabkan pembangunan rumah gadang itu terhenti p‎asca dilarangnya pemerintah daerah mengalokasikan dana bansos dan hibah oleh pusat.  

Padahal, sebelum aturan itu diterbitkan, pemerintah daerah setempat sudah menggelontorkan dana sebesar Rp30 juta untuk pembangunan tahap awal.

Ninik Mamak setempat pun mendesak agar pemerintah daerah melanjutkan kembali pembangunan rumah gadang Aua Tigo Pucuak‎ di Padang Sukadudak, di kanagarian setempat.

Sebelum itu, ‎pemerintah setempat menggelontorkan dana sebesar Rp30 juta dari APBD untuk pembangunan pondasi awal rumah gadang tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, Iwan Sarinan mengatakan, bahwa ‎masyarakat setempat berharap pembangunan rumah gadang Aua Tigo Pucuak itu dilanjutkan kembali. 

Berbagai upaya, kata dia, sudah dilakukan termasuk meminta pihak nagari mengalokasikan sejumlah anggaran untuk kelanjutan pembangunan rumah gadang itu.

"Sudah diusulkan, semoga dapat direalisasikan. Rumah gadang ini akan jadi kebanggaan bagi masyarakat disini (Padanggelugur)," ujarnya.

‎Dikatakan, keberadaan rumah gadang akan menjadi simbol bagi masyarakat setempat sebagai wadah pelestarian adat istiadat dan budaya setempat. Selain itu, kata dia, rumah gadang tempat para cucu kemenakan dibimbing.

"Jadi, kita sangat berharap rumah gadang ini dibangun kembali. Tadi, dalam musrembang sudah diusulkan, semoga diakomodir dan dilanjutkan kembali," katanya. 

‎Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Padanggelugur, Abdul Sani mengatakan, pada dasarnya, rumah gadang didirikan untuk menampung kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. 

"Selain karena hal itu, pembangunan rumah gadang juga di pengaruhi oleh adat kebiasaan masyarakat. Jadi, semua itu berhubungan dengan ajaran adat, hukum dan falsafah minangkabau," ujarnya.

Rumah gadang, kata dia, secara umum di gunakan sebagai tempat melakukan kegiatan dan sebagai tempat pertemuan keluarga. Keberadaan rumah gadang tersebut menggambarkan kebersamaan dalam keluarga. 

"Kegiatan yang biasa dilakukan di rumah gadang tersebut seperti musyawarah, rembug keluarga serta pelaksanaan kegiatan adat istiadat lainnya yang menjadi kearifan lokal masyarakat setempat," ujarnya. ‎(h/mg-yud)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM