Harga Jeruk Nipis Anjlok


Senin,20 Februari 2017 - 09:52:18 WIB
Reporter : Tim Redaksi

SAWAHLUNTO, HALUAN—Petani di Sawahlunto tak memanen jeruk nipis. Mereka putus asa. Pasalnya harga jeruk yang biasa disebut “asam kapas” itu kini turun ke harga terendah. Biasanya lebih dari Rp10.000/kg sedangkan justru dibawah Rp. 1.000/kg.

Akibatnya ladang petani tak diurus. Seperti di kebun milik Jufri (38), petani asal Kolok Nan Tuo, Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Dia dan petani lainnya membiarkan jeruk nipis membusuk di ladang. Padahal sebagian petani mempertaruhkan lumbung berasnya pada penjualan jeruk itu.

"Jika dipanen akan membuat kita rugi ongkos panen. Harganya cuma Rp.500/kg sejak dua bulan terakhir ini," keluhnya.

Pihaknya berharap harga segera stabil, sehingga bisa menjadi harapan dalam memenuhi kebutuhan hidup seperti biasanya.

Salah seorang pengepul, Wandi (59) mengungkapkan, turunnya harga jeruk nipis terjadi sejak tiga bulan terakhir. Menurutnya, jeruk nipis memang tidak mendapatkan harga terbaik sehingga petani selalu merugi. Meski demikian, Wandi yakin, dalam beberapa waktu ke depan, harga jeruk nipis bisa kembali naik.

Terpisah, Kepala Desa Kolok Nan Tuo, Adeks Rossie Mukri tak ingin pasrah dengan  derita warganya. Salah satu solusi menurutnya adalah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang diharapkan dapat terbentuk secepatnya

" Bumdes diharapkan dapat membantu pemasaran dan pengolahan jeruk nipis," katanya.

Dengan BUMDes itu nantinya, ada program pengolahan membuat jeruk nipis menjadi sirup dan suplemen. Sasaran awalnya adalah warga sawahlunto saja yang dikemas kecil menyerupai salah satu  produk minuman.

"Selain itu, BUMDes juga bisa menjadi pengepul jeruk nipis dan memberikan harga bersahabat untuk petani," ujarnya. (h/rki).


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,26 Mei 2017 - 11:05:44 WIB

    Jelang Ramadan, Harga Sembako di Payakumbuh Naik

    Jelang Ramadan, Harga Sembako di Payakumbuh Naik PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM – Harga pangan di H-1 jelang memasuki bulan Ramadhan, harga bahan sembako di pasar tradisional Ibuh, Kota Payakumbuh mulai merangkak naik. .
  • Rabu,15 Februari 2017 - 16:04:54 WIB

    Harga Sawit Naik, Petani di Pessel Ini Senang

    Harga Sawit Naik, Petani di Pessel Ini Senang PAINAN,HALUAN- Para petani sawit di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mulai lega dan senang karena naiknya harga jual Tandan Buah Segar ( TBS). Selama ini harganya berkisar Rp800 sampai Rp1100 per kilogram.
  • Rabu,18 Januari 2017 - 11:49:00 WIB

    Harga Cabai Mahal, Tentara Ikut Tanam Cabai

    Harga Cabai Mahal, Tentara Ikut Tanam Cabai PADANG, HALUAN – Saat harga cabai melonjak tinggi dan masyarakat mengeluh, tentara mengambil perannya. Jajaran Kodim 0311/Pessel secara serentak melaksanakan pengolahan tanah dalam polybag dengan pola organik untuk tanaman .
  • Jumat,16 Desember 2016 - 00:59:10 WIB

    Peduli HAM, Pemkab Pasaman Raih Penghargaan Menteri

    PASAMAN, HALUAN — Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama menerima penghar­gaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2016 dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM RI. Penghargaan itu diterima Atos di Su.
  • Kamis,15 Desember 2016 - 00:55:04 WIB

    Tanah Datar Raih Penghargaan Menteri PUPR

    Tanah Datar Raih Penghargaan Menteri PUPR TANAH DATAR, HALUAN — Kabupaten Tanah Datar terpilih sebagai yang terbaik di wilayah barat dalam penilaian Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam kategori Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur PUPR..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM