Diduga Masih Ada WNA Ilegal, Bupati Pasbar Perintahkan Razia Perusahaan Sawit


Minggu,12 Februari 2017 - 16:11:21 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Diduga Masih Ada WNA Ilegal, Bupati Pasbar Perintahkan Razia Perusahaan Sawit Tim gabungan Imingran Kelas II Agam,TNI,Polri dan Kesatuan Bangsa Politik Kabupaten Pasaman Barat megintrogasi warga asing yang diduga bekerja ilegal di PT. Agro Wiratama. (IDENVI SUSANTO)

PASBAR,HALUAN-- Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Syahiran menginstruksikan jajaran Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk melakukan razia menertibkan pekerja asing Ilegal yang ada di semua perusahaan kelapa sawit yang ada di daerah itu.

 

"Saya perintahkan agar Kesbangpol melakukan razia dan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh perusahaan yang ada untuk melihat izin kerja tenaga asing. Hal itu menindaklanjuti adanya tenaga kerja asing yang baru diamankan di perusahaan sawit PT Agrowiratama pada Jumat lalu," tutur Syahiran kepada Harianhaluan.com minggu (13/2)

 

Syahiran menyebutkan isu perusahaan kelapa sawit di Pasaman Barat menggunakan tenaga kerja asing saat ini cukup tinggi.

 

"Perlu pengecekan apakah mereka sudah melapor ke Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja. Jangan hendaknya WNA seenaknya masuk ke Indonesia dan Pasaman Barat khususnya. Berbagai macam aturan dan zin harus dilengkapi," terangnya.

 

Syahiran juga menjelaskan Pasaman Barat memiliki sekitar 14 perusahaan kelapa sawit saat ini dan sejumlah pabrik. Tentunya membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah yang besar baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

 

"Kami harus mewaspadai serbuan tenaga asing ke Pasaman Barat. Jangan hendaknya tidak terpantau dan jangan hendaknya menjalankan misi tertentu di daerah kami," ujar dia.

 

Kepala Kesbangpol Pasaman Barat, Edison Zalmi mengatakan siap melaksanakan perintah pimpinan untuk melakukan sidak ke perusahaan kelapa sawit yang ada.

 

"Kami akan berkoordinasikan dengan pihak imigrasi, kepolisian dan TNI serta unsur terkait lainnya. Dalam waktu dekat dan hari yang tidak ditentukan kita akan melakukan sidak," ungkapnya.

 

Edison menyebutkan saat razia yang dilakukan di PT Agrowiratama, Jumat kemarin ditemui banyak pekerja dari luar Pasaman Barat terutama WNI keturunan China.

 

"Tidak tertutup kemungkinan di perusahaan lainnya juga sama. Kami perlu melakukan sidak secepatnya," katanya.(h/idn)

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,18 April 2017 - 08:50:51 WIB

    Meradang, Bupati Pessel Tangkap Kadisnya yang Diduga Pungli

    Meradang, Bupati Pessel Tangkap Kadisnya yang Diduga Pungli PAINAN, —Meski pemerintah sudah membentuk Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Namun, aksi ilegal itu masih terjadi, bahkan di Kabupaten Pesisir Selatan, bupatinya menangkap langsung oknum kadis.
  • Senin,06 Maret 2017 - 11:16:51 WIB

    Banjir dan Longsor Diduga Dipicu Akitivitas Tambang

    Banjir dan Longsor Diduga Dipicu  Akitivitas Tambang LIMAPULUH KOTA, HALUAN--Bencana banjir dan tanah Longsor yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (3/3), selain akibat curah hujan yang cukup pada Kamis (2/3), tetapi disinyalir akibat aktivitas tambang. Sehingga menyebab.
  • Minggu,05 Maret 2017 - 11:59:28 WIB

    Didugat, KPU Payakumbuh Tunggu Surat Resmi

    Didugat, KPU Payakumbuh Tunggu Surat Resmi PAYAKUMBUH, HALUAN – Menanggapi permohonan gugatan pelaksanaan dan hasil rekapitulasi suara suara Pilkada Kota Payakumbuh yang diajukan oleh tim sukses Paslon no urut 3, Suwandel Muchtar – Fitrial Bachri (W-Fi) ke Mahkama.
  • Sabtu,25 Februari 2017 - 11:49:36 WIB
    Sempat Ricuh di LP Bukitinggi

    Kalapas Dicopot Karena Diduga Lakukan Pecelehan Seksual ke Tahanan Wanita

    Kalapas Dicopot Karena Diduga Lakukan Pecelehan Seksual ke Tahanan Wanita PADANG, HALUAN – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM Sumbar akhirnya menon-aktifkan Kepala Lembaga Pemasyarakataan (Lapas) kelas IIA Bukittinggi, Lisabetha Hardiarto, mulai Jumat (24/2). Kanwil menunjuk Rifan sebaga.
  • Sabtu,12 November 2016 - 17:06:37 WIB

    Diduga Mencemari Sungai, Lokasi Penumpukan Daging Babi di Razia Pol PP Dharmasraya

    Diduga Mencemari Sungai, Lokasi Penumpukan Daging Babi di Razia Pol PP Dharmasraya DHARMASRAYA, HALUAN - Dugaan adanya penumpukan daging babi hutan di rumah seorang warga di Jalan Lintas Sumatera KM7, Kenagarian Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, bernama Labora Nursanti Gultom, (.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM