Panen Perdana Padi Organik, Pakan Rabaa Utara Produksi 3,7 Ton per Hektare


Jumat,10 Februari 2017 - 15:27:43 WIB
Reporter : Tim Redaksi

SOLOK SELATAN, HALUAN - Panen perdana padi organik di Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Solok Selatan (Solsel) berhasil produksi 3,7 ton per hektare (ha). Hasil produksi ini diyakini masih rendah tapi dalam batas kewajaran dikarenakan penanaman padi organik di Solsel merupakan masa percobaan.

"Berdasarkan ubinan hasil produksi masih dalam batas wajar sebab perdana di Solsel," kata Kepala Dinas Pertanian Solsel, Tri Handoyo Gunardi, Kamis (9/2).

Menurutnya, ke depan hasil produksi harus ditingkatkan mengingat beras organik memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding beras non organik. "Kendala petani persoalan pasokan air ke depan bisa diatasi dengan menyediakan embung yang berguna menampung pasokan air," tambahnya.

Sebetulnya, penggunaan bahan organik dalam bertani hasil produksi cukup baik, unsur hara tanah tetap terjaga sehingga tidak merusak lahan pertanian.  

Ketua Kelempok Tani Mekar Bhakti, Ali Nendra menyebutkan, benih padi menggunakan varietas Junjung dengan masa panen sekitar 3 bulan sepuluh hari. Luas areal padi organik 20 ha. Ia menambahkan, untuk pengolahan areal persawahan pihaknya mengalami kendala pengairan pertanian.

"Jarak sumber air ke areal persawahan sekitar 2 kilo meter. Kalau bisa dibuatkan embung untuk menampung debit air untuk dialiri ke sawah," terangnya.

Semenjak masa tanam hingga panen, tidak ada menggunakan bahan kimia. "Untuk pupuk kita menggunakan kompos dan mengusir hama tikus dengan cara memasang perangkap dan menabur bunga-bunga didalam sawah yang bertujuan agar kumbang datang menghisap sari bunga itu,"jelasnya.

Sementara, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sukarami diwakili, Nusyirwan Hasan menyebutkan, Kecamatan KPGD sangat berpeluang menjadi sentra pertanian organik dikarenakan terletak di hulu yang airnya belum terkontaminasi. "Tidak hanya padi,semua tanaman pertanian seperti cabe,bawang dan sayuran juga bisa dikembangkan sebagai tanaman organik," ujarnya.

Selain itu katanya, petani juga harus bisa memanfaatkan limbah untuk dimanfaatkan sebagai pupuk. "Seperti jerami tidak usah dibakar, gunakan sebagai pupuk," lanjutnya

Bupati Solsel, Muzni Zakaria yang diwakili Asisten III, Yul Amri mengatakan, pertanian organik bisa meningkatkan kesejahteraan petani apabila terjalin kerjasama dan usaha yang solid dari kelompok tani dalam menggarap lahan pertanian. "Hasil pertanian organik seperti beras harganya hingga dua kali lipat dibanding beras non organik jika dijual dipasaran," ucapnya.

Terkait kendala pasokan air, hal ini akan menjadi catatan penting bagi Pemkab Solsel melalui instansi terkait. "Kita memerlukan sistem pengairan yang baik, bagi instansi terkait segera usulkan melalui ABPD 2018 baik ditingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat pusat menggunakan APBD menggunakan DAK sehingga masalah pengairan jadi program prioritas ke depan," pungkasnya. (h/jef)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,18 Januari 2017 - 19:46:51 WIB

    Tentara Ini Ikut Membantu Panen Jagung di Pessel

    Tentara Ini Ikut Membantu Panen Jagung di Pessel PESSEL, HALUAN--Bintara Pembina Desa dari Komando Rayon Militer 02 Balai Selasa Kodim 0311/Pesisir Selatan mendampingi kelompok tani Kayu Jao Nagari Sungai Tunu Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pessel saat panen jagung, Sel.
  • Kamis,19 Mei 2016 - 03:27:56 WIB

    Danrem 03/07 Panen Padi Kartika I-82

    BATUSANGKAR,HALUAN — Komando Distrik Militer 0307/Tanah Datar, Sumatera Barat, bersama Dinas Pertanian memanen padi varietas unggul Kartika I-82 di Nagari Sungayang, Kecamatan Sungayang..
  • Selasa,23 Februari 2016 - 02:36:56 WIB
    Tugas Perdana Sebagai Bupati Solok

    Gusmal Panen Perdana Padi Kartika

    Gusmal  Panen Perdana Padi Kartika AROSUKA, HALUAN — Hari perta­ma melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Solok, H. Gusmal Dt. Rajo Lelo, langsung turun ke sawah mela­kukan panen perdana padi Kartika 1-82 di demplot Kodim 0309/Solok. Tepatnya di areal kelom.
  • Rabu,27 Januari 2016 - 04:01:44 WIB

    Padi Junjuang Dipanen Perdana

    Padi Junjuang Dipanen Perdana PARIAMAN, HALUAN — Dengan bantuan semua pihak mulai dari Balai Pengkajian Tekhnologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sumatera Barat, Kodim 0308 Pariaman dan Dinas Pertanian serta Kelompok Tani yang ada di Kota Pariaman, pembangun.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM