Waspada, Puluhan Warga Sawahlunto Terjangkit DBD


Minggu,05 Februari 2017 - 21:34:22 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Waspada, Puluhan Warga Sawahlunto Terjangkit DBD Petugas dari Tim gerak cepat KLB Sawahlunto tengah melakukan pengasapan atau Foging di daerah Kaya Gadang yang dinilai endemis DBD. (RIKI YUHERMAN).

SAWAHLUNTO, HALUAN—Sebanyak 16 orang anak dan 46 warga lainnya di Kota Sawahlunto, positif terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak sepekan terakhir.

 

"Hal ini berdasarkan data sementara kasus DBD didapat di empat kecamatan. Untuk pasiennya ditangani di RSUD serta di dua Puskesmas yang memiliki pelayanan rawat inap seperti Talawi dan Silungkang," kata Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, dr Ambun Kadri kepada Harianhaluan.com,  Minggu (5/2).

 

Dijelaskannya, data sementara yang didapat pihaknya terdapat sebanyak 62 kasus yang tersebar di empat kecamatan dengan rinciannya,  di Puskesmas Talawi didapati sebanyak 35 kasus DBD,  Puskesmas Sungai Durian sebanyak 20 kasus,  Puskesmas Silungkang 10 kasus,  Puskesmas Kampung Teleng sebanyak 3 kasus, Puskesmas Kolok 2 kasus dan Puskesmas Lunto 2 kasus, dan pihaknya telah melakukan upaya penanggulangan dengan melakukan pengasapan di daerah-daerah endemis DBD.

 

"Dalam sepekan terakhir, kami telah melakukan pengasapan di Desa Talawi Mudik dan Sungai Durian Kelurahan Durian II, Kayu Gadang,  Sikalang,  dan ladang laweh," ujarnya.

 

Upaya tersebut lanjut Ambun, hanya dapat membunuh nyamuk dewasa pembawa wabah penyakit, sedangjan untuk membasmi jentiknya hanya dapat dilakukan dengan menguras, menutup dan mengubur (3M) di tempat genangan dan penampungan air.

 

Dijelaskannya juga,  penyakit demam berdarah ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus dengan jenis kelamin betina, yang dapat berkembangbiak justru pada wadah tempat menyimpan air bersih.

 

Sementara itu salah seorang tim gerak cepat KLB Sawahlunto,  Mulya Cahyana menyebutkan,  saat ini timnya sudah melakukan pengasapan di enam titik endemik DBD,  yang diharapkan akan dapat membunuh nyamuk dewasa pembawa penyakit DB tersebur.

 

Ia menilai, hal yang harus segera dilakukan oleh warga adalah melakukan gitong royong bersama untuk pemberantasan sarang nyamuk,  sehingga bisa memutus mata rantai perkembangbiakan dan penularannya.

 

" Bidang Kesehatan Masyarakat, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana telah mengeluarkan surat himbauan kepada masyarakat agar bisa berperan dalam pemberantasan penyakit itu dengan selalu membersihkan lingkungan baik itu tempat tinggalnya, lingkungan sekolah dan termasuk lingkungan kantor, " ungkapnya.(h/rki)

 

Editor : Rivo Septi Andries

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM