Unik! Sandal Jepit Diukir Sesuai Pesanan Pembeli


Jumat,03 Februari 2017 - 11:01:50 WIB
Unik! Sandal Jepit Diukir Sesuai Pesanan Pembeli Arif tengah mengerjakan pembuatan sandal ukir di kedai miliknya, Selasa (2/2). Dalam sehari, dirinya sanggup membuat hingga 10 motif ukiran sandal. HUDA PUTRA

PADANG, HALUAN – Membuka usaha yang berbeda dari yang lain, pasti memiliki tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Tapi sebagai wirausaha tentu harus bisa melewati berbagai tantangan dan rintangan itu agar produk yang ditawarkan dikenal luas dan diminati konsumen.

 

Hal ini yang menjadi pegangan Arif Setiawan, pengusaha muda yang mencoba berbisnis sendal jepit. Berbeda dengan usaha sandal jepit lainnya, di bawah bendera “AA Art  Shop” di Jalan Raya Berok Rakik No.9 Kota Padang, Arif menjual sandal jepit dengan berbagai ukiran menarik.

 

Menurut Arif, alasannya membuka usaha ini karena ia sangat suka seni. Sandal dengan ukiran ini memang sangat menarik dan tentu indah saat dipakai. Sedangkan alasan dia memilih berbisnis sandal, karena orang selalu menggunakan alas kaki. Jadi peluang keterjualannya, sangat tinggi.

 

“Banyak orang yang merasa aneh dengan seni yang saya buat. Tapi banyak juga yang menyukai karena bagus dan menarik,” tuturnya kepada Haluan, Kamis (2/2).

 

Untuk satu sandal dengan ukiran tulisan dijual seharga Rp25 ribu, sandal ukiran gambar kartun berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu sepasang dan ukiran bola Rp40 ribu sepasangnya.

 

“Selain menjual sandal untuk digunakan sebagai alas kaki, kami juga menawarkan ukiran sandal yang cocok sebagai pajangan cantik penghias dinding rumah,” katanya.

 

Satu ukiran sandal ukuran 10 R dijual seharga Rp120 ribu hingga Rp150 ribu dan 16 R seharga Rp300 ribu. Arif menuturkan, untuk foto ini biaya akan ditambah jika wajahnya lebih dari satu. Dalam sehari Arif bisa mendesain 10 sandal jepit dan 5 buah foto.

 

Pelanggan yang ingin memesan ukiran sandal jepit dengan bentuk sesuai keinginan, bisa memesan terlebih dahulu. Jika mereka memesan pagi, maka ukiran sandal jepit bisa diambil pada sore harinya.

 

Karena usahanya ini memang ditargetkan untuk kalangan remaja, sehingga ukiran untuk pajangan adalah yang paling laku. Agar motif ukiran dapat terlihat dengan bagus, dia lebih menggunakan sandal dengan warna dasar putih.

 

“Rata-rata remaja yang pesan sandal ukiran. Sedangkan untuk pajangan lebih banyak dipesan untuk kado ulang tahun,” tuturnya.

 

Usaha sandal ukir ini sudah dijalani sejak 6 bulan lalu, namun masih sebatas melalui online saja dan baru dua bulan ini buka toko. Bisnis ini merupakan yang pertama di Kota Padang sehingga belum banyak masyarakat yang tahu. Tapi hal itu tak membuat Arif merasa cemas, ia tetap berusaha dan saat ini karya sudah pernah dikirim ke Malaysia dan Batam.

 

Untuk ke depannya, Arif akan mempromosikan usahanya agar semua masyarakat tahu. (h/mg-rma)

 

 

Editor : Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:12 WIB

    Pemkab Pasaman Serahkan Bonus Atlet

    PORPROV SUMBAR XIII USAI

    PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XIII yang dig.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:01:55 WIB

    Cuaca Ekstrem, BPBD Siagakan Satgas TRC

    SOLOK, HALUAN — Sebanyak 69 anggota Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan Pasukan relawan Damkar, anggota Damkar Pemerintah Kota Solok, disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, saat cuaca ekstrem.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:27 WIB

    Kecamatan Kapur IX Bersiap Keluar dari Ketertinggalan

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kecamatan Kapur IX bersiap keluar dari daerah terisolasi usai rampungnya proyek pengerjaan peningkatan struktur jalan strategis nasional Pangkalan-Galugua akhir tahun lalu.

    .
  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:03:47 WIB

    Pelaku Penjarahan Dihakimi Massa

    TANAH DATAR, HALUAN — Aksi penjarahan di rumah terkangkap basah warga. Pela­ku tertangkap tangan sedang mengobrak abrik barang di rumah milik Bustami, di Jo­rong Jati, Nagari Baringin, Kecamatan Lima .

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:11 WIB

    Hari Pertama, Sigulambai Lalap Satu Unit Rumah

    AGAM, HALUAN — Diduga akibat hubungan harus pendek, satu unit rumah di Kampuang Tanjuang, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk­ba­sung, ha­ngus dilalap sigulambai pada hari pertama di tahun 2015, Kamis (1/1) p.

  • Kamis,01 Januari 2015 - 21:04:38 WIB

    Di Pasaman, Potensi Peredaran Narkoba Masih Tinggi

    PASAMAN, HALUAN— Selama tahun 2014, Polres Pasaman ber­hasil menga­mankan barang bukti 47,787 kilogram ganja kering dan 24,28 gram sabu-sabu dengan total transaksi diperkirakan Rp200 juta.

    Kapo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM