Mobile Screening, Cukup Dari Ponsel Identifikasi Penyakit Bisa Diketahui


Kamis,02 Februari 2017 - 14:05:16 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Mobile Screening, Cukup Dari Ponsel Identifikasi Penyakit Bisa Diketahui Kepala BPJS Kesehatan Cabng Solok, Drs.Ardiansyah MM memaparkan mamfaat aplikasi mobile screening.

SOLOK, HALUAN—Dengan hadirnya teknologi informasi mempermudah masyarakat untuk melakukan sesuatu, termasuk untuk mengidentifikasi penyakit.

 

Hal inilah yang luncurkan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Solok.

 

Dengan fitur mobile screening, masyarakat dapat mengidentifikasi lebih awal penyakit kronis tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik dan jantung koroner.

 

Kepala  BPJS Kesehatan Cabang Solok,Drs.Ardiansyah MM di Solok,Rabu (1/2) mengatakan,peluncuran mobile screening  ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengetahui lebih dini potensi penyakit kronis yang mengancam dirinya.

 

Karena kebanyakan masyarakat baru sadar  mengidap penyakit kronis itu ketika sudah mencapai fase lanjut.

 

Sceerening Riwayat Kesehatan  ini merupakan penambahan  fitur di aplikasi BPJS Kesehatan mobile. Jika sebelumnya peserta JKN-KIS hanya dapat melakukan screening riwayat kesehatan secara manual di Kantor Cabang BPJS Kesehatan atau fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.

 

Maka sekarang mereka bisa melihat potensi risiko kesehatannya, cukup dengan menggunggah fitur scereening riwayat kesehatan pada aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang bisa diakses di handphone android.

Peserta sendiri dapat mengunduh aplikasi BPJS Kesehatan Mobile di Google Play Store, kemudian melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan.

 

Kemudian, setelah  terdaftar dan mengeklik tombol login, peserta dapat memilih menu sckrining riwayat kesehatan. Kemudian peserta di minta 47 pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktifitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap,riwayat penyakit dalam keluarga peserta dan pola makan peserta.

 

Apabila pertanyaan sudah di jawab semua, maka peserta akan memperoleh hasil skrining riwayat kesehatannya saat itu juga.

 

“Jika peserta memiliki risiko rendah,maka mereka akan disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari.Namun apabila hasil screening  perserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi,maka mereka akan memperoleh nomor legalisasi atau nomor skrining sekunder dan akan diarahkan untuk mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),”ujar Ardiansyah.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,21 Maret 2017 - 11:34:52 WIB

    Pelayanan Paspor Mobile Hadir di Pasbar

    PASBAR, HALUAN — Mendekatkan pelayanan dokumen keimigrasian, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pasaman Barat bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas II Agam melakukan pelayanan paspor mobil di Kantor Bupati P.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM