Kawasan Ekowisata Penyu Amping Parak Pessel Diserbu Pengunjung


Minggu,29 Januari 2017 - 21:18:26 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kawasan Ekowisata Penyu Amping Parak Pessel Diserbu Pengunjung Pengunjung di dermaga Kawasan Ekowisata Penyu Amping Parak Minggu (29/1). HARIDMAN

PAINAN, HALUAN- Kawasan Ekowisata Penyu Amping Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan diserbu pengunjung selama libur nasional Sabtu (28/1) hingga Minggu (29/1). Motivasi pengunjung datang ke kawasan itu umumnya ingin mengetahui lebih dekat tentang hewan dilindungi tersebut.

 

Menurut keterangan Rino Viki Sekretaris Kelompok  Laskar Pemuda Peduli Lingkungan pengelola konservasi penyu tersebut, jumlah pengunjung mencapai 800 orang sehari. Pengunjung umumnya datang berkelompok maupun mengatasnamakan instansi. "Mereka datang ke sini untuk mengetahui kehidupan penyu," katanya.

 

Rino Viki mengatakan, pengunjung yang datang secara berkelompok dilayani oleh pengelola dengan konsep pendidikan."Sebelum ke lapangan, pengunjung diberi pembekalan dan informasi dasar tentang penyu oleh petugas yang ditunjuk kelompok.

 

"Selanjutnya pengunjung diantar ke lokasi dengan perahu motor dan dapat pendampingan dari petugas di lapangan. Kemudian bagi pengunjung yang berpartisipasi melepaskan penyu diberikan sertifikat peduli lingkungan," katanya.

 

Susi Aninta (22) salah seorang pengunjung menyebutkan, dengan berkunjung ke Kawasan Ekowisata Penyu Amping Parak, wawasannya tentang penyu bertambah."Dari kunjungan ini saya akhirnya mengetahui mengkonsumsi telur penyu berbahaya terhadap kesehatan," katanya.

 

 

Sebelumnya, Pengurus Kelompok  Konservasi penyu rakyat Amping Parak Kecamatan Sutera Pessel telah dibekali pengetahuan tentang cara survei dan pendataan lima jenis hewan laut yang dilindungi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pendataan dan survei tersebut nantinya berguna untuk mengetahui keberadaan hewan yang terancam punah.

 

Kepala BPSPL Padang M Yusuf mengatakan, kelompok dari Amping Parak bernama Laskar Pemuda Peduli Lingkungan  yang selama ini melakukan konservasi hewan langka berupa penyu diberi pembekalan survei dan pendataan hewan yang dilindungi."Alhamdulillah Bimtek Pendataan dan Survei hewan dilindungi telah diikuti oleh Laskar Pemuda Peduli Lingkungan Amping Parak yang dilaksanakan Direktur KKHL Kementerian Perikanan dan Kelautan RI pekan lalu di J Boutique Hotel Denpasar," katanya.

 

 

Disebutkannya, jenis hewan yang paling dekat dan sudah terbiasa diamati kelompok adalah penyu, karena kegiatan penangkaran penyu rakyat telah dilaksanakan kelompok tersebut di Pantai Pasir Amping Parak Kecamatan Sutera.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,09 Juni 2017 - 12:20:59 WIB

    Antisipasi Macet, Dishub Siapkan Kawasan Parkir Alternatif

    Antisipasi Macet, Dishub Siapkan Kawasan Parkir Alternatif SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Kendati Lebaran masih jauh, sekitar 16 hari lagi, namun Dinas Perhubungan Kota Solok sudah melakukan kajian analisis kemungkinan dilakukannya rekayasa kawasan parkir sebagai antisipasi jika terjadi.
  • Jumat,05 Mei 2017 - 10:02:44 WIB

    Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok Padang Pariaman, Ali Mukhni : Ini Bukan Mimpi Kosong

    Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok Padang Pariaman, Ali Mukhni : Ini Bukan Mimpi Kosong Karya besar lahir dari mimpi yang besar. Kita harus yakin, optimis, bekerja keras dan berusaha sungguh-sungguh untuk meraihnya. Insya Allah, ini bukan mimpi kosong… .
  • Jumat,21 April 2017 - 10:47:46 WIB

    Kawasan Mandeh Diblokir Sementara

    Kawasan Mandeh Diblokir Sementara PAINAN, HARIANHALUAN.COM – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memasang plang pelarangan di Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh. Plang itu berupa imbauan yang melarang pembangunan di Mandeh, sampai terbitnya izin lingkungan. .
  • Rabu,05 April 2017 - 20:09:37 WIB

    Kawasan Mandeh, Bupati Pessel Instruksikan Pemberhentian Pembangunan

    Kawasan Mandeh, Bupati Pessel Instruksikan Pemberhentian Pembangunan PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni, sangat menyesalkan sejumlah kawasan strategis di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan koto XI Tarusan, sudah dimiliki oleh sejumlah peja.
  • Senin,13 Maret 2017 - 09:38:23 WIB

    Kawasan Sekitar Pangkalan Harus Diaudit

    Kawasan Sekitar Pangkalan Harus Diaudit LIMAPULUH KOTA, HALUAN – Isu kerusakan lingkungan yang jadi pemicu bencana longsor dan banjir di Limapuluh Kota, bukan sekadar isapan jempol semata. Kerusakan itu terpantau dari foto udara yang dilakukan sejumlah pihak. Hut.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM