Oleh: Rakhmatul Akbar

Semen Padang tak Perlu Ikut Piala Presiden 2017 (Bagian 1 dari 2 tulisan)


Rabu,25 Januari 2017 - 10:08:00 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Semen Padang tak Perlu Ikut Piala Presiden 2017 (Bagian 1 dari 2 tulisan)

Kick Off Indonesian Super League (ISL) tahun edar 2017 dijadwalkan akan dimulai 26 Maret mendatang. Kompetisi yang sempat terhenti selama dua tahun itu akan diikuti 18 tim, sesuai dengan keputusan kongres tahunan PSSI di Jakarta.


Semen Padang FC merupakan satu dari 18 tim tersebut. Persiapan dilakukan. Semua kita, tentu mengikuti perkembangan tersebut, terutama fans hingga wartawan. Detik demi detik, mereka menyasar berbagai lapisan informasi untuk mencari tahu kabar persiapan tim yang mereka elu-elukan. Rasanya, tak perlu lagi diurai lagi bagaimana persiapan itu dirancang oleh manajemen dan tim pelatih.


Dari waktu yang telah bergulir. Jika dihitung dari tanggal tulisan ini di-publish, persiapan Semen Padang FC kurang dari 2 bulan untuk mengarungi kompetisi paling elite jagad sepakbola Indonesia ini. Dalam sebuah teori kepelatihan tim sepakbola, dua bulan itu adalah periode dimana tim sudah memasuki persiapan khusus


Sebelum berbicara tentang fase persiapan tim tahunan secara menyeluruh, mulai dari Fase Persiapan (GPP dan SPP), Fase Pra Kompetisi, Fase Kompetisi Utama, dan Fase Transisi, kita coba untuk melakukan flash back. Kita lihat persiapan yang dilakukan tim ini pada kompetisi 2013, 2014 dan tahun 2015/2016 lalu, begitu seluruh tim sudah menjalani persiapan internal.


Masih segar dalam ingatan kita ketika tim ini beruji tanding dengan tim-tim sekitar Sumbar. Dan masih segar pula rasanya dalam ingatan kita, ketika tim ini menang dengan skor yang mencolok, minimal 4-0. Beberapa tim daerah seperti Dharmasraya, Padang Pariaman, Pasaman Barat, hingga Payakumbuh dan Limapuluh Kota merasakan tageh –nya tim ini.


Masa ini, oleh sebagian kalangan saat itu justru menghasilkan cibiran dari fans . Hengki Ardiles Cs saat itu disebut tak layak untuk unjuk kemampuan dengan tim amatir tersebut. Kendati mendapat hadiah  cibiran, pelatih yang menangani tim ini saat itu, Jafri Sastera dan Nil Maizar bergeming. Mereka tetap saja melakukannya.


Namun, setelah itu, fasenya mulai meningkat. Tapi tetap saja, konsepnya try out. Masih uji coba.Di fase ini,mereka berhadapan dengan tim yang sekelas. Bahkan berlebel internasional.


Masih segar tentunya ketika tim-tim asal negeri seberang merumput di Stadion H Agus Salim untuk beruji tanding. Sebut saja tim asal Malaysia Negeri Sembilan, Perak FA, Sime Darby dan tim Singapura, Tampines Rovers merasakan tajamnya kemampuan tim ini. Lalu di kala Nil Maizar menukangi ini, ajang ujicoba dilakukan dengan konsep away dengan menghadapi Madura United dan Persis Solo. Sangar benar rasanya Kabau Sirah saat itu.


Fase berikutnya, barulah tim ini mengikuti ajang berbentuk turnamen. Ada Inter Island Cup. Ada SCTV Cup dan tak lupa juga ada Piala Walikota Padang tahun 2015 lalu. Pada fase turnamen ini, tim dihadapkan pada suasana kompetisi dengan iklim persaingan.


Hasil dari fase ini bisa dikatakan, capaian Semen Padang FC luar biasa. Lolos 8 besar AFC Cup  2013, lolos 8 besar ISL 2014 dengan capaian runner up di fase wilayah. Pada ISC 2016 lalu, sebenarnya hasilnya tak buruk2 amat. Posisi papan tengah itu terjadi hanya karena tim ini “terpeleset” saja karena tautan poinnya tak berjarak jauh dibanding mereka yang nangkring di peringkat 5 (Persib Bandung). Semen Padang punya poin 52 di posisi 8, sedangkan Persib ada di posisi 5 dengan poin 55.


Fase ini sebenarnya lazim dilakukan tim-tim profesional. Jamak kiranya kita menyaksikan, mambaca atau mendengar, tim-tim elit Eropa berkunjung mengunjungi Indonesia dalam paket tour pra musim mereka. Lawannya, tak tanggung-tanggung.Timnas Indonesia ataupun Timnas Malaysia, Thailand, China atau lainnya.


Hasilnya, tentu masih ingat. Skor mencolok tersaji dalam laga yang sangat tak imbang itu. Jika dibandingkan dengan Semen Padang yang menantang tim sekelas Porprov Dharmasraya yang berkesudahan dengan skor 4-0, maka langkah tim-tim elit Eropa itu sejalan dengan Semen Padang FC.


Inilah fase pra kompetisi atau lazim juga disebut dengan fase pra musim. Ini adalah fase kedua sebelum masuk ke kompetisi. Sebelum fase ini, ada fase persiapan, yakni persiapan fisik umum dan persiapan fisik khusus. Sepertinya, persiapan Semen Padang baru ada di fase ini. Fase Persiapan.


Setelah ini, anak asuh Nil Maizar harusnya masuk ke fase pra kompetisi. Di fase ini, dalam sebuah diskusi dengan Dosen Ilmu Sepakbola Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP), Alex Aldha Yudi, ada tiga tahapan pula yang harus dilalui tim sebelum memasuki kompetisi utama, yakni ujicoba low intensity, medium dan terakhir di tahapan high intensity. (*/bersambung)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,21 April 2017 - 23:45:58 WIB

    Mengenang Teror ke Semen Padang di Makassar

    Mengenang Teror ke Semen Padang di Makassar Semen Padang FC meraih hasil positif kala melakoni laga tandang di Gresik. Vendri Mofu Cs menang meyakinkan 3-1 atas tuan rumah Persegres Gresik United, Jumat (21/4) sore . Kemenangan ini sangat berarti bagi tim ini untuk me.
  • Kamis,12 Mei 2016 - 04:47:12 WIB

    Selamat untuk Komisaris dan Direksi Baru Semen Padang

    Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) PT Semen Padang yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (11/5/2016) memutuskan perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM